Posting Balasan 
 
Rating Thread:
  • 1 Memberi Suara - 5 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Bahas : nutrisi untuk tanaman
03-22-2006, 06:02 PM
Posting: #1
Bahas : nutrisi untuk tanaman
Saya akan membuka thread baru yang membahas tentang keperluan nutrisi untuk tanaman karena sepertinya topik ini jarang dibahas dan masih sedikit orang yang paham mengenai definisi, penggunaan dan pentingnya nutrisi yang berimbang untuk tanaman yang tumbuh optimal. Pengetahuan ini saya ambil dari beberapa artikel, buku dan hasil pembahasan di berbagai tempat.

Nutrisi yang berimbang sangatlah diperlukan keberadaannya di dalam sebuah aquarium, apalagi ia merupakan suatu sistem yang tertutup dimana kekurangan/kelebihan salah satu elemen yang diperlukan akan dapat menyebabkan ketidakseimbangan. Adanya ketidakseimbangan dapat menghambat pertumbuhan, merangsang algae bloom, menyakiti ikan, bahkan membunuh tanaman dan mahluk lainnya. Untuk itulah diperlukan adanya campur tangan manusia dengan jalan pemberian pupuk yang berimbang dan menukar air tiap minggu / dua minggu sebanyak 30-60% agar ketidakberimbangan tersebut dapat di-reset mendekati encer sehingga keperluan akan zat tambahan bisa diprediksi. Air baru yang menggantikan air lama di aquarium pada umumnya mengandung banyak sekali zat yang jumlah dan jenisnya beragam, sangat tergantung sumber air masing2. Zat yang mungkin terkandung dapat meliputi nitrat, phospat, sulfat, nitrit dan lain2.

-Apakah itu nutrisi yang diperlukan tanaman?
Analisis kimia terhadap tanaman membuktikan bahwa tubuh tanaman terdiri tidak hanya dari karbon, oksigen dan hidrogen, namun juga zat lain seperti nitrogen, klorin, sulfur, phosporus. potasium (kalium), natrium, kalsium, magnesium, besi, mangan, silikon, iod, cuprum, zinc dan boron. Zat2 tersebut pada tanaman air tidak hanya diperoleh dari sistem perakaran, tetapi juga melalui akar menggantung, daun dan batang.

-Nurisi makro dan nutrisi mikro

Nutrisi makro yang diperlukan tanaman sebagai tambahan yang diberikan kepada tanaman air di sistem tertutup pada umumnya dapat digolongkan kedalam 3 macam zat :

1. N (nitrogen)
2. P (phospat)
3. K (Kalium/potasium)

Zat2 di atas sebenarnya dapat disupply di dalam aquarium itu sendiri, dengan syarat sistem aquarium sudah berjalan dalam keadaan berimbang dalam tempo yang cukup dan memiliki bio load (ikan, udang, kerang, dsb) yang memadai. Kotoran yang dihasilkan fauna yang makan dan hidup di dalam aquarium dapat menjadi sumber elemen makro setelah melewati proses penguraian oleh bakteri yang bermanfaat. Oleh sebab itu sangat disarankan untuk menambah bio load secara perlahan2 selama satu bulan pada aquascape yang baru saja di set agar ketidakseimbangan karena produk buangan dapat dijaga seminimal mungkin. Namun ada masanya dalam suatu aquascape tidak memiliki bio load yang memadai, atau sebuah aquascape yang berisi tanaman high light yang metabolismenya tinggi dan bahan2 makro yang berada di dalam air dapat hampir dihabiskan hanya dalam tempo 2-3 hari saja. Tentunya hal ini merupakan ketimpangan pada konsep keseimbangan, dimana jika salah satu elemen saja kurang, maka proses metabolisme tanaman akan terhenti, sedangkan algae yang merupakan mahluk sederhana tetap dapat memanfaatkan apa2 saja yang tersisa tanpa ada saingan ----> algae bloom.

Nutrisi makro bersifat essensial, artinya merupakan komponen utama dalam metabolisme. Kekurangan salah satu komponen akan menyebabkan tanaman berkompensasi sampai batas tertentu dan mulai berhenti bermetabolisme ----> lambat tumbuh, jelek, daun rontok, dsb.

Nutrisi mikro yang diperlukan tanaman berfungsi membentuk senyawa kompleks seperti enzim dan diperlukan sebagai katalis reaksi ataupun bahan pembangun komponen tumbuhan. Seperti halnya manusia membutuhkan nutrisi non-essensial dan vitamin. Nutrisi mikro yang diperlukanb dan biasanya diberikan dalam jumlah extra pada produk pupuk cair yang terkemuka untuk tanaman air dapat digolongkan menjadi:

1. Fe (besi valensi 3)
2. B (boron)
3. Mn (mangan)
4. Zn (zinc)
5. Cu (cuprum)
6. Mo (molibdenum)

Seperti halnya juga pada manusia, vitamin dan nutrisi non essensial tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan karena mengakibatkan efek buruk. Pada aquascape, kelebihan nutirisi mikro ini dalam jumlah besar dapat menyebabkan keracunan pada seisi aquascape, baik itu flora maupun fauna. Pertumbuhan tanaman akan terganggu dan kesehatan fauna menurun. Kelebihan Cu misalnya, akan menewaskan udang2an dan pada keracunan yang berat akan mematikan ikan. Kelebihan molibdenum yang pada tanah jumlahnya sangat sedikit (0.006%) akan sangat mematikan, bahkan pada manusia sekalipun. Sebaliknya kekurangan nutrisi mikro dapat menyebabkan berbagai masalah seperti tidak merah, lambat tumbuh, daun rontok, menguning, berlubang, gampang patah, dsb.

to be continued...

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-22-2006, 08:47 PM
Posting: #2
 
-Bagaimana mensupply sumber nutrisi tersebut pada tanaman air?
Karena tanaman air mempunyai kemampuan menyerap hara dari daun dan akar gantungnya, begitu pula kemampuan menyerap dari sistem perakarannya, maka unsur tersebut dapat diberikan dalam 2 macam bentuk, yaitu dalam bentuk larutan dan dalam bentuk padatan yang diselipkan kedalam substrat/pasir.

Bentuk yang padatan pada substrat mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan aquascaper Indonesia, karena pupuk "dasar" yang beredar seperti JBL, Sera, Denerle, dll sudah cukup lama berkecimpung di produk demikian serta sudah biasa digunakan dan disarankan oleh profesional/pendekor aquascape. Untuk yang natural nya pun tidak kalah populer seperti campuran tanah dan laterit... untuk alternatif yang terjangkau. Sebagai pupuk lanjutan juga sering dipakai laterite balls dan produk sejenis yang ditancapkan ke sekitar perakaran manakala dianggap perlu.

Sedangkan yang dalam bentuk larutan (dalam konteks masukkan ke air dan melarut) mungkin adalah bentuk yang masih kurang dimengerti seluruhnya. Sejauh ini hanya pupuk larutan komersial yang berisi zat besi dan elemen mikro saja yang populer, sedangkan penggunaan bahan2 kimia murni sebagai sumber nutrisi makro dan mikro tidak dipraktekkan oleh banyak orang karena ketidaktahuan atau kesulitan2 lainnya.

-Zat kimia murni secara tunggal untuk pupuk
Mengapa mempertimbangkan zat kimia murni untuk pupuk? Padahal sudah melekat sebagai paradigma masyarakat Indonesia bahwa penggunaan pupuk non-organik dapat "meracuni" tanah. Hal ini ada benarnya, meskipun hanya sedikit. Kerusakan yang ada biasanya adalah akibat ulang para pengguna pupuk itu sendiri yang memakai pupuk tidak pada keperluannya, seperti overdosis, underdosis, pengolahan tanah salah, tanah diperkosa kerja terus, kedapatan pupuk palsu, dsb.
Pada aquarium hal itu tentu saja dapat dimimalisasi dengan pengontrolan yang ketat dan pengetahuan yang baik melalui dosis yang seperlunya dan penggantian air mingguan sebesar 30-60% untuk "me-reset" parameter air sekaligus membuang kelebihan zat2 baik yang berasal dari pupuk maupun dari metabolisme tanaman dan ikan.

Sudah tersedia pupuk cair yang berisi nutrisi makro, bahkan isinya sangat lengkap dengan bonus2 lain. Mengapa masih mempertimbangkan penggunaan zat kimia murni secara tunggal? Memang jika pengeluaran sudah dipertimbangkan, atau penggunaan produk komersial tidak terlalu banyak, lebih baik menggunakan pupuk komersial dengan brand yang terpercaya. Namun jika sudah menuju posisi dimana penggunaan sudah terlalu banyak karena aquascape banyak/besar atau biaya anda terbatas, atau aquascape anda memerlukan hanya beberapa unsur saja untuk memperoleh kesetimbangan karena keunikan speciesnya yang rakus akan zat2 tertentu saja, makaa sudah menjadi suatu dorongan untuk menggunakan sesuatu yang lebih terjangkau dan lebih tepat-guna.

Saya tidak akan memaksa anda untuk berpaling dari produk2 terpercaya karena penggunaan zat kimia murni memiliki seni dan bahayanya tersendiri. Anda harus belajar baik2 dengan feeling yang kuat untuk menguasai tehnik ini.
Sebagai contoh : tuangkan 1 sendok makan serbuk Magnesium sulfat per 500 liter air. Di sini dapat dilihat bahwa ukuran sendok sangat beragam. Membumbung atau tidak jumlahnya pasti akan berbeda. Contoh lain : zat kimia murni yang dilarutkan ketika akan dipakai bersifat lumayan poten, karena anda menggunakan langsung nutrisi berkhasiat dalam bentuk dasarnya. Kesalahan dalam penggunaan tentunya akan lebih berefek karena konsentrasi zat adalah sangat besar, tidak seperti produk komersial yang sudah dicairkan dan lebih memaafkan soal kesalahan
dosis.

Pada pemberian semacam ini kita kenal dengan metode IE (Estimative Index), yaitu pemberian pupuk dengan dosis sedikit berlebih dari apa yang dibutuhkan tanaman, namun masih dapat ditoleransi dari titik ketidakseimbangan. Dengan itu tanaman diharapkan selalu kelebihan hara dan serba kecukupan. Kelebihan yang akan berakumulasi dalam aquarium akan dibuang bersama pergantian air dalam volume besar (sampai dengan 70%) yang berikut, sehingga toxisitas dapat dimimalisir. Namun metode ini sangat tidak saya anjurkan bagi mereka yang merupakan pemula atau aquascpenya belum mencapai kedewasaan dalam hal keseimbangan bio load. Untuk hal demikian lebih baik memberikan under dosis dahulu demi menghindari algae outbreak.

Untuk nutrisi mikro, sangat dianjurkan untuk memakai produk komersial yang terpercaya, sebab produsen2 ini tau pasti apa yang mereka buat. Membuat campuran nutrisi mikro adalah sangat sulit, sebab sebagian dari elemen ini merupakan logam2 yang dapat mengendap/bereaksi di dalam "campuran sup" aquascape. Untuk menjaga agar tetap stabil di dalam penyimpanan saja sudah sulit, apalagi ketika berinteraksi di dalam air aquascape agar tetap dalam kondisi berguna sewaktu diambil oleh tanaman. Maka itu pastikan anda menggunakan produk yang dapat dipercaya karena tidak sembarang produsen bisa membuat produk demikian dengan komposisi yang sesuai dan stabilitas yang tinggi (bukan hanya bagus dalam botol).

to be continued...

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-22-2006, 10:51 PM
Posting: #3
 
Tentu saja... nanti pasti dibahas mengapa perlu supplemen unsur C

lanjut....

-Sumber pupuk non-organik / kimia murni :
Untuk nutrisi makro dapat diperoleh sebagai berikut :
1. N (Nitrogen)
~ KNO3 (kalium nitrate) : paling cepat diurai dan dipakai oleh tanaman, toksisitas relatif rendah). Memperolehnya mungkin agak susah sebab zat ini termasuk komponen low explosives jika diracik dengan benar.
~ Urea : tersedia di mana2 dan murah. Mengalami proses pemecahan oleh enzim urease pada kondisi lembap. Tidak terlalu dianjurkan karena proses pemecahannya panjang dan melalui tahapan yang nilai pH nya berubah drastis, toksisitas lebih tinggi. Dipakai bila hanya terpaksa dan dalam jumlah yang amat sangat sedikit.
2. P (phospate)
~ KH2PO4 (mono potassium phosphate) : merupakan sumber phospate yang baik. Relatif mudah larut dalam air dan toksisitas rendah.
~ P2O5 (dalam phosporic acid) : terdapat dalam pupuk pertanian phospat. Sumber yang murah dan mudah diperoleh. Keamanan masih dalam toleransi karena penggunaan phosphate relatif sedikit.
3. K (kalium)
~ KNO3 : sebagai tambahan sampingan dari pemberian nutrisi N dari KNO3. Jumlahnya sedikit dan tidak untuk andalan.
~ KCl : merupakan sumber kalium yang dapat diandalkan. Pupuk KCl pertanian yang beredar di pasaran banyak mengandung garam2 dan beresiko palsu. Carilah yang asli dalam bentuk murni kimia dengan kadar garam2 sedikit dan mudah larut.
~ K2SO4 : merupakan sumber K yang poten dan dapat diandalkan. Mudah larut dalam air, namun memperolehnya agak susah.

Sedangkan untuk nutrisi mikro semuanya dapat diperoleh dari sediaan larutan pada produk jadi yang branded. Penggunaan mikro elemen agak sulit dalam pembuatan dan perhitungan pemakaiannya maka yang terbaik adalah membeli yang sudah jadi. Perhatikan merek yang anda beli dan pelajari dengan benar reaksi tanaman terhadap aturan pakainya. Jangan terlalu terpaku dengan perintah yang ada, karena tiap aquascape tidaklah sama....

-Menghitung keperluan nutrisi
Menentukan berapa banyak pupuk non-organik yang harus dipakai bukanlah perkara mudah, dan tidak boleh dilakukan secara asal-asalan karena beresiko overdosis yang melewati batas2 aman.

Maka itu sangat disarankan agar lebih mudah bagi anda yang mengalami kesulitan dalam menghitung secara tepat konversi unsur kimia dalam senyawanya, sebaiknya memiliki bantuan program berhitung yang dibuat oleh chuck, dapat dipakai gratis di:

<!-- m --><a class="postlink" href="http://www.csd.net/~cgadd/aqua/art_plant_dosage_calc.htm">http://www.csd.net/~cgadd/aqua/art_plan ... e_calc.htm</a><!-- m -->

Sesuaikan pilihan dengan volume aqua anda (kurangi 15-20% dari volume aquarium anda sebagai faktor kerugian seperti ketinggian air, tanaman, pasir, dsb. Menghitung volume adalah panjang x tinggi x lebar)
Untuk aqua di atas 200 liter mungkin cocok memakai perhitungan yang diberikan secara kering. Namun untuk aqua yang kecil lebih baik pupuk yang bersangkutan dibuat menjadi larutan lebih dahulu, kemudian diukur keperluannya sehingga resiko over dosis dapat berkurang.

Perlu anda perhatikan dengan teliti bahwa penambahan jumlah pupuk yang cocok akan selalu berbeda, bisa kurang dan bisa lebih dari yang direkomendasikan, karena setiap aquascape adalah beda. Penambahan pada perhitungan tersebut lebih memfokuskan pada keadaan parameter air yang diasumsikan normal dengan rutinitas pemberian berselang-seling yang sesuai kebutuhan.

Secara umum target konsentrasi unsur makro dalam aquascape setelah dilakukan pemberian pupuk adalah :
1. N : 10 - 25 ppm. Dibawah ini pertumbuhan akan terhambat dan di atas ini sangat rentan terhadap suburnya algae.
2. P : 0.5 - 1,5 ppm. Dibawah ini pertumbuhan akan terhambat dan di atas ini sangan rentan terhadap suburnya algae.
3. K : 20-30 ppm

*penting mengenai pemakaian pupuk :
-Untuk unsur P dan K diberi pada saat setelah mengganti air dan jangan diulang.
-Pemberian unsur P seringkali tidak diperlukan. Usahakan memberikan pada titik aman bawah. Kelebihan P sangat beresiko tinggi menyebabkan munculnya algae.
-Penggunaan pupuk untuk tanaman rumahan sebaiknya dihindari, terutama jika anda tidak tau / tidak mengerti komposisinya. Pupuk tersebut dapat saja mengandung unsur P yang sangat tinggi (misal 20%) dan unsur N dalam bentuk urea yang toksik.
-Pemberian unsur N adalah secukupnya, didasarkan oleh adanya bio load dan plant load aquarium yang bersangkutan. Sangat direkomendasikan untuk mempunyai NO3 tester untuk mempelajari dahulu elevasi pemakaian unsur N oleh masing2 aquarium sehingga di kemudian hari dapat diprediksikan pemberiannya.
-Jangan pernah memberikan pemupukan makro dan mikro secara berbarengan pada hari yang sama. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya reaksi antara unsur makro dan mikro sehingga unsur mikro/makro yang bersangkutan akan terlepas/rusak dari ikatannya sehingga percuma.
-Pemberian pupuk mikro sebaiknya dilakukan dengan dosis yang lebih sedikit namun berselang hari karena unsur mikro dan Fe tidak dapat bertahan lama di alam air karena faktor reaksi, cahaya, dll.


to be continued...

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-23-2006, 11:48 AM
Posting: #4
 
-Nutrisi yang lain yang biasanya juga dipakai dalam aquascape

1. Mg (Magnesium) dalam bentuk MgSO4 (Magnesium Sulfat). Sifatnya sangat mudah larut. Kegunaannya adalah sebagai sumber Magnesium bagi tanaman. Magnesium sangat berguna karena sebagian besar tanaman mengandalkan klorofil, baik itu tipe A maupun tipe B. Klorofil ini terdiri dari senyawa komplex yang berbeda-beda antar tanaman, namun pasti mengandung Mg. Penambahan Mg jarang dilakukan pada air yang sudah memiliki hardness tinggi, dan biasanya ditambahkan sedikit pada air yang sangat soft (RO) atau dengan sengaja untuk tanaman pecinta air hard.
2. Ca (Calcium) dalam bentuk koral/kerang yang dihancurkan, merupakan sumber Ca yang murah dan mudah didapat. Hanya diberikan pada air yang terlalu soft atau pada pemakaian tanaman hardness tinggi agar perawakan tanaman lebih tebal. Biasanya sudah mecukupi dalam air baru dan tidak perlu ditambahkan, kecuali pada kasus2 tertentu.
3. C (Karbon) dalam bentuk gas CO2 yang didifusi atau dilarutkan kedalam air aquascape. Sumber karbon dapat juga diperoleh dari C organik, namun pemanfaatannya susah serta dalam jumlah yang kecil dan lebih cocok untuk aquarium low light yang natural.

*untuk perhitungan banyaknya MgSO4 yang diperlukan, silakan menggunakan bantuan chuck calculator untuk mudahnya.

-Menghitung kadar CO2 di dalam aquascape
Untuk menghitung kadar CO2 dalam aquascape secara akurat cukup mudah, asalkan sudah memiliki kH tester dan pH tester yang telah dikalibrasi. Prinsipnya adalah dengan mengukur nilai kH dan pH, lalu membandingkan dengan nilai pada tabel / dengan perumusan kalkulator.

tabel dan kalkulator dapat dilihat di : <!-- m --><a class="postlink" href="http://www.csd.net/~cgadd/aqua/art_plant_co2chart.htm">http://www.csd.net/~cgadd/aqua/art_plant_co2chart.htm</a><!-- m -->

Kadar CO2 yang baik adalah dalam kisaran 20-30 ppm. Terkadang orang2 memakai sampai dengan 40-50 ppm tanpa ada efek buruk. Namun hal ini sifatnya relatif, sehingga aqua satu dengan lainnya akan memberikan respon yang berbeda pula. kH bertindak sebagai buffering agent yang menaikkan pre-set pH air pada tingkat lebih tinggi, sehingga ketika CO2 dimasukkan maka perubahan pH yang terjadi tidak akan menjadi terlalu rendah sehingga menyakitkan fauna yang ada.

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-23-2006, 05:25 PM
Posting: #5
 
Beberapa gejala defisiensi nutrisi pada tanaman air (diadopsi dari buku the aquarium plants) :

1. Nitrogen : daun tua terlihat menguning. Pertumbuhan pelan.
2. Phosphor : daun tua terlihat menguning. Pertumbuhan terhambat. Daun rontok secara prematur.
3. Calcium : tepian daun menguning. Kerusakan/kematian pada pucuk2 dan bakal daun. Bedakan dengan kerusakan karena serangan fauna.
4. Magnesium : pada daun tua muncul bintik2 atau lubang kecil berwarna kuning.
5. Kalium : daun menguning. Tepian dan pucuk daun mengkerut.
6. Sulfur : mirip defisiensi Nitrogen.
7. Zat besi : kerusakan terutama pada daun baru yang berwarna kuning, namun sistem tulang daun hijau.
8. Mangan : bagian daging daun (diantara tulang daun) berwarna kuning/mati.
9. Cuprum : tepian dan pucuk daun mengkerut/mati.
10. Zinc : bagian daun menguning dimulai dari pucuk dan tepian daun.
11. Boron : daun baru mati. Bakal daun mati.
12. Molibdenum :bercak kekuningan pada daging daun, tepian kecoklatan. Menghambat tumbuhnya bunga.

Perlu diperhatikan bahwa gejala2 di atas hanyalah sebagai petunjuk umum, karena defisiensi seringkali tidak menunjukkan ciri2 yang spesifik, tidak mudah untuk langsung mengidentifikasi dengan pasti nutrisi apa yang kurang. Maka itu jalan yang terbaik adalah untuk memberikan sedikit berlebih untuk semua nutrisi dahulu (bukan diberi yang banyak, awas overdosis!) dan mempelajarinya dengan seksama. Faktor lain yang mungkin dapat menunjukkan ciri2 yang sama seperti kekurangan nutrisi antara lain dapat berupa faktor hardness dan pencahayaan.

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-23-2006, 05:38 PM
Posting: #6
 
aquaplantae Tulis:utk nutrisi makro, menurut sy kurang 1, n ini yg paling penting (lagi2 menurut sy). apakah yg kurang? so pasti KARBON.

medicineman Tulis:Tentu saja... pasti dibahas mengapa perlu supplemen unsur C

aquaplantae Tulis:ok, gpp. tp sy minta nanti kl memang artikel ini diambil dr bbrp artikel n sumber lain, tlg dicantumkan dr mana asalnya, begitu pula kl menyadur. ini krn sy menemukan artikel yg serupa di tempat lain. silahkan lihat di <!-- m --><a class="postlink" href="http://www.duniasatwa.com/forums/showthread.php?t=2975&page=1">http://www.duniasatwa.com/forums/showth ... 975&page=1</a><!-- m -->

medicineman Tulis:Boro2 bos.... saya aja engga tau kalo forum yang dicantumkan di atas wujud di muka bumi ini.... lagipula yang buat itu pasti nyontek buku2 pelajaran tanaman koq... semua buku yang bau2 botani biasanya ada membahas gizi yang diperlukan tanaman dan membahasnya pasti demikian karena ilmu tersebut sangat mendasar.

Tenang bos.... saya orangnya ga akan mencuri karya orang mentah2.... kalau ada kemiripan cuman kebetulan semata. Semua yang saya tulis (dan akan saya tulis) adalah pengetahuan spontan yang dituliskan dengan bahasa dan gaya saya sendiri berdasarkan buku biasa karangan barry james, dan lewat hasil membahas serta membaca membaca dari forum2 dan artikel2 luar biasa yang tidak segan2 membagi ilmunya untuk orang lain (dan mereka sudah pasti menemukannya berdasarkan percobaan, fakta atau ajaran mendasar). Fakta2 itu sendiri sudah menjadi "sarapan harian" sekaligus pedoman saya .... bahkan saya sudah lupa mengambil dari halaman mana .... yg jelas antara lain dari thecrib, APC, Aquabotanic, website chuck, website rexgrigg , Theplantedtank (silakan periksa apakah id saya serupa terdapat disana). Saya hanyalah seorang newbie yang mempelajarinya ilmu itu dalam 7-8 bulan terakhir dengan cara yang sulit... seringkali dibayar dengan terlalu sering lihat2 sana-sini dan melakukan percobaan aneh2 yang gagal.... bisa dikatakan sedang "sinting"... :roll:

Ok.... saya akan melanjutkan lagi.... kalau siapa saja yang membaca artikel ini menemukan sesuatu yang sangat salah atau kurang tepat tolong segera dikoreksi, saya akan segera mengeditnya, supaya pengetahuan yang dibagi itu tidak menyesatkan orang lain.

"...Ilmu jika tidak dibagi maka bukanlah sebuah ilmu... Ilmu yang tidak diterapkan adalah sesuatu yang sia2..." begitulah seperti apa yang dikatakan orang bijak (saya lupa dapat dari mana kata2 emas itu.... yang jelas dari salah satu hal yang ditekankan guru besar saya, kalau ingat siapakah filsufnya saya akan cantumkan).

jackmcduck Tulis:wah jadi stiky :lol: :lol:
di tambahin bung medicineman, klo pupuk dasar / starter kit nya sudah mulai menyusut, kira kira solusi terbaiknya bagaimana. tentu jangan sampai membongkar aqua, karena klo aquanya raksasa bakalan repot tuh.
hehehe sementara itu dulu thanks :wink: :wink:

Ok, saya rasa demikian yang ingin disampaikan bung medicineman.. Terima kasih banyak buat bung medicineman, ilmunya sungguh luar biasa.. Big Grin Jika ada yang ingin mengemukakan komentar atau pendapat dipersilakan..

Regards,

Jeffrey

YM: ragn4rok
FS: red bee.... large quantity... CHEAP! campur2 grade... rata2 grade B, tapi dah dapat beberapa laporan bisa upgrade ke A...
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-24-2006, 03:33 PM
Posting: #7
 
ini baru interesting topic, hebat bro!!! ane suka yg ky beginian neh.
nothing to say, tq mr medincineman. i know you're good. jeff ada saingan tuh, bilangin ko hendro (j/k) :!: :wink:
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-25-2006, 02:57 PM
Posting: #8
 
rekan2 numpang tanya, dari zat2 kimia yg dibuthkan tnaman spt yg ditulis diatas,dari masing2 tersbbut, apa bisa dicampurkan jadi satu?? lalu baru dituangkan dalam air aquascape?




thx :lol:
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-25-2006, 03:36 PM
Posting: #9
 
sagitarius Tulis:rekan2 numpang tanya, dari zat2 kimia yg dibuthkan tnaman spt yg ditulis diatas,dari masing2 tersbbut, apa bisa dicampurkan jadi satu?? lalu baru dituangkan dalam air aquascape?

thx :lol:

Sebaiknya pemberian nutrisi dalam bentuk zat2 kimia diberikan secara terpisah, terutama untuk golongan makro-mikro. Pemberian makro dan mikro hendaknya menganut sistem berselang (hari genap makro, hari ganjil mikro misalnya). Hal ini dikarenakan oleh adanya interaksi antara golongan makro dengan golongan mikro bila disatukan. Zat2 pada produk komersial yang sudah dicampur pembuatannya menggunakan tehnik khusus dan sulit (dan kemungkinan dijaga kerahasiaannya) agar dapat tetap stabil di dalam aquascape dan bukan sekedar di dalam kemasan saja. Untuk pupuk mikro yang dibuat sendiri (apalagi jika tidak memahami prinsip kesetimbangan kimia, kimia-fisika dan lain2) kurang stabil, hendaknya menggunakan produk jadi untuk produk mikro elemen yang diberikan berselang dengan produk makro elemen (zat kimia). Zat makro elemen boleh dicampur sebelum dimasukkan dalam aquascape, atau diberikan pada waktu yang bersamaan. Namun lagi2 dengan alasan stabilitas, saya sangat menyarankan agar menggunakan langsung dalam bentuk aslinya (padat). Jika terpaksa menggunakannya dalam bentuk cair (agar akurat karena ukuran aquarium kecil atau plant load rendah), hendaknya membuat batch yang kecil agar dapat segera habis. Jika demikian, simpanlah larutan tersebut jauh dari sinar matahari langsung (kalau bisa masukkan lemari es).

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-25-2006, 04:15 PM
Posting: #10
 
medicineman Tulis:(agar akurat karena ukuran aquarium kecil atau plant load rendah), hendaknya membuat batch yang kecil agar dapat segera habis. Jika demikian, simpanlah larutan tersebut jauh dari sinar matahari langsung (kalau bisa masukkan lemari es).

kalo dulu pas sma untuk cairan2 yang sifatnya bisa terpengaruh oleh cahaya biasanya di taruh pada botol yg berwarna coklat gelap,kalo lemari es tidak semua cairan bisa atau boleh di masukkan ke lemari es
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-25-2006, 05:13 PM
Posting: #11
 
superindo Tulis:kalo dulu pas sma untuk cairan2 yang sifatnya bisa terpengaruh oleh cahaya biasanya di taruh pada botol yg berwarna coklat gelap,kalo lemari es tidak semua cairan bisa atau boleh di masukkan ke lemari es

Jangan kuatir, kalo campuran yang seperti ini boleh disimpan demikian. Yang penting terhindar dari faktor penyumbang energi yang bisa memicu jalannya reaksi (panas, cahaya matahari, goncangan). Kalau mau pake botol amber (coklat hitam) atau botol plastik yang agak ga tembus cahaya jg baik.

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-26-2006, 10:44 PM
Posting: #12
 
klo stlh diliat2 ternyata yg kurang adalah elemen minor, gmn cara nambah additive nya? misalnya yg kurang cm molybdenum sementara gejala laen gak tampak, apa yg hrs dilakukan? sementara ga mudah buat cari mo.
meski jumlah mo yg dibutuhin tnm cm sedikit, tp klo secara signifikan tanaman tsb "diagnosa" nya kekurrangan molybdenum gmn donk?
tq
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-27-2006, 08:22 AM
Posting: #13
 
rudi purwadi Tulis:klo stlh diliat2 ternyata yg kurang adalah elemen minor, gmn cara nambah additive nya? misalnya yg kurang cm molybdenum sementara gejala laen gak tampak, apa yg hrs dilakukan? sementara ga mudah buat cari mo.
meski jumlah mo yg dibutuhin tnm cm sedikit, tp klo secara signifikan tanaman tsb "diagnosa" nya kekurrangan molybdenum gmn donk?
tq

Kalau yang kekurangan elemen mikro yang sudah tidak dapat dipenuhi lagi kebutuhannya dari sumber pergantian air atau pupuk dasar (komersil atau menggunakan tanah) maka jalan yang paling mudah dan aman (tapi agak mahal) adalah menggunakan trace element mix dalam bentuk sediaan komersial yang sudah jadi seperti TMG, JBL dan Seachem dengan dosis sesuai dengan anjuran pakai masing2 produk atau menurut pengamatan.

Membuat sendiri juga bisa tapi saya rasa tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena mulai dari bahan yang agak susah memperolehnya (kalaupun dapat biasanya dijual kemasan besar saja untuk industri ---> tidak habis dipakai sendiri meski aquascapenya 10) hingga masalah perhitungan, faktor formulasi, stabilitas dan sebagainya.

Saya pribadi kurang sreg dengan produk yang sekarang beredar di pasaran diluar produk2 yang sudah ternama... (maaf) mereka tidak mengemasnya seperti obat yang legal... tidak ada expire, tidak ada nomor izin, tanpa batch, tanpa alamat pembuat yang jelas -----> kesannya menjual barang tidak berkualitas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Maaf jika produsen pupuk2 tersebut merasa tersinggung karena saya hanya mengatakan apa adanya sebagai hak perlingdungan konsumen.

*edit : saya sangat curiga bahwa produk2 yang ada atau produk2 yang dibuat sendiri mengalami kesulitan dalam pengadaan Molibdenum (Mo) karena setelah saya cari tau elemen yang satu ini egak susah mendapatkannya kalau dari supplier lokal. Satu2nya sumber yang saya pernah tau adalah dalam grade "pro analisis" seharga 2jt per kg.

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-28-2006, 10:37 AM
Posting: #14
 
Bisa gak kita memasukkan kebutuhan micro elemen dari makanan suplemen untuk manusia? bentuknya tablet, jadi kalo mau masuk aquarium harus digerus jadi serbuk dulu.. Atau bisakah tabletnya dijadikan nutrisi untuk akar? Lalu apakah tanaman air juga butuh vitamin2?

Berikut list kandungan yang ada di makanan suplemen :
1. Suplemen satu (calcium phosphate dibasic, ascorbic acid, ferrous fumarate, vitamin e succinate, niacinamide, zinc oxide, calcium stearate, magnesium silicate, copper gluconate, calcium pantothenate, lactose, sodium carboxymethil cellulose, magnesium oxide, hydroxy propyl methyl cellulose, povidone, pyridoxine hydrochloride, vitamin a acetate, riboflavin, thiamine mononitrate, corn starch, glycerin, folic acid, potassium iodide, vitamin d3, vitamin b12)
- Vitamin A 1500 mikro g
- Vitamin D 10 mikro g
- Vitamin E 20 mg
- Vitamin C 90 mg
- Vitamin B1 2.3 mg
- Vitamin B2 2.6 mg
- Niacin 20 mg
- Vitamin B6 2mg
- Folic Acid 400 mikro g
- Vitamin B12 9 mikro g
- Pantothenic Acid 10 mg
- Calcium 200 mg
- Copper 2 mg
- Phosphorus 125 mg
- Iron 18 mg
- Magnesium 100 mg
- Zinc 15 mg
- Iodine 150 mg

2. Suplemen dua (oyster shell, spinach dehydrate, ferrous gluconate, maltodextrin, microcrystalline cellulose, ferrous fumarate, cellulose gum, acacia, hydroxypropyl methyl cellulose, silicon dioxide, magnesium stearate, corn starch, calcium phosphate dibasic, glycerin, folic acid)
- Iron 10 mg
- folic acid 133 mikro g

3. Suplemen tiga (oyster shell, magnesium carbonate, alfalfa, staric acid, maltodextrin, corn starch, acacia, sodium carboxymethil cellulose, methyl cellulose, glycerin)
- Calcium 150 mg
- Magnesium 62.5 mg

YM: ragn4rok
FS: red bee.... large quantity... CHEAP! campur2 grade... rata2 grade B, tapi dah dapat beberapa laporan bisa upgrade ke A...
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-28-2006, 05:00 PM
Posting: #15
 
Wah... ini adalah pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab.... :shock: :shock:

Kalau melihat sekilas kandungan kaplet multivitamin untuk manusia tersebut memang lengkap sekali (bahkan mungkin terlalu lengkap untuk dimanfaatkan oleh tanaman).

Suplemen 1 dan 2 memiliki kesamaan adanya elemen Fe dan kalsium (suplemen no.1 lengkap sekali vitaminnya... juga mendukung pemanfaatan dan menyerapan Fe di tubuh manusia) sedangkan suplemen no.3 lebih sebagai sumber mineral (Ca, Mg).

Tentunya kita mengetahui tidak semua vitamin dapat larut sempurna dalam air, dan tentunya tidak semua vitamin manusia dapat dimanfaatkan tanaman, dan begitu pula sebaiknya. Vitamin seperti A, D E dan K memerlukan sifat pelarut yang memiliki sifat kepolaran yang parsial agar dapat melarut dan mencapai target, sedangkan air memiliki kecendrungan kepolaran yang tinggi. Namun beberapa vitamin memang dapat dimanfaatkan oleh tanaman, seperti B kompleks yang dapat membantu tanaman melawan stress.

Mineral metaloid yang terdapat dalam sediaan obat manusia tersebut juga harus dalam keadaan yang terbebas dan dalam bentuk yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman pada saat melarut dalam air, namun di lain sisi keadaan yang sedemikian mungkin akan cepat merusak elemen itu sendiri.

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
Posting Balasan 


Menuju Forum:


Pengguna yang membaca thread ini: 1 Tamu