Simple Web Counter
Posting Balasan 
 
Rating Thread:
  • 2 Memberi Suara - 4 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[tutorial] membuat DIY CO2
Membuat DIY CO2

Apa itu DIY CO2?
DIY singkatan dari Do It Yourself atau diartikan membuat sendiri.
DIY CO2 adalah sistem CO2 yang dibuat sendiri menggunakan bahan2 sehari2 yang murah dan mudah didapat.
DIY CO2 mengeluarkan gas CO2 atas dasar reaksi fermentasi yang terjadi pada gula oleh adanya aktivitas kapang (yeast)
reaksi : gula + kapang ----> alkohol + CO2

Siapakah yang lebih cocok memakai DIY CO2?
- DIY CO2 merupakan pilihan yang tepat bagi mereka yang kesulitan mendapatkan sistem CO2 pressurized (tabung bertekanan) yang dikarenakan faktor ketidakmampuan ekonomi.
- Mereka yang memiliki aquarium berukuran kecil-sedang.
- Mereka yang punya waktu untuk menggantikan larutan bahan bakar secara periodik.
- Mereka yang memiliki setup aquascape dengan pencahayaan low-medium.
- Mereka yang kehabisan gas CO2 pada sistem pressurized dan mengunggu refill yang lama.

Mengapa perlu memakai CO2?
Pada setup aquascape diperlukan adanya tambahan CO2 karena tumbuhan memerlukan unsur karbon sebagai faktor yang essensial untuk bermetabolisme. Di dalam aquarium tentunya unsur karbon ini sangat sedikit ketersediaannya, tidak seperti di udara bebas dan pada alam terbuka.
Untuk itulah kita tambahkan CO2 kedalam air agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu.


I.Bahan2 yang diperlukan
- sebuah botol air mineral/soda ukuran besar lengkap dengan tutupnya.
- 1 buah connector/pentil selang aerator aquarium (lebih baik memakai nepple kuningan yang kecil, lengkap dengan mur untuk mengencangkan)
- selang silikon secukupnya
- sealant/lem pipa secukupnya (lebih mantap jika pakai lem tembak/plastik)
- obeng plus ukuran kecil (bor dengan mata kecil)
- kompor/korek

[Gambar: IMG_0238.jpg]

[Gambar: DSCN0321.jpg]

[Gambar: DSCN0323.jpg]

II. Cara membuat tabung :
- copotkan tutup botol
- panasi obeng di atas kompor, jangan terlalu lama agar panasnya sekedar pas (lebih baik lagi kalau pakai bor)
- tusukkan pada bagian atas tutup botol hingga menembus sisi lainnya, hati2 agar ukuran lubang jangan sampai terlalu besar dibandingkan diameter connector
- bubuhkan sedikit sealant/lem pada bagian perut connector (lem tembak)
- masukkan connector kedalam lubang pada tutup botol (bila dikerjakan dengan benar harus agak seret/sempit masuknya)
[Gambar: IMG_0239.jpg]
- bubuhkan sealant/lem pada sekeliling sambungan baik bagian atas tutup botol maupun bagian bawahnya (lem tembak lagi)
- biarkan mengering selama 1/2 hari (jemur lebih baik)
[Gambar: IMG_0240.jpg]

III. Bahan bakar CO2
DIY CO2 ini memanfaatkan bahan bakar utama berupa gula.
Gula yang dipakai adalah jenis gula pasir biasa, kalau ada gula yang belum diputihkan (mengandung sedikit molase).

Resep :
- 150 gram gula pasir
- 1/3 sendok teh ragi instan
- 1300 mL air minum
- 1/2 sendok teh baking powder

Cara membuat :
- Masukkan gula pasir, ragi, baking powder kedalam botol. Tambahkan air sekitar 1300 mL, yaitu sampai batas leher botol. Kocok merata dan biarkan di suhu ruangan selama 4-5 jam sebelum siap dipakai.

IV. Pemakaian DIY CO2
- Pasangkan tutup botol yang silikon/lemnya telah mengering sempurna pada botol yang sudah berisi larutan bahan bakar gula.
- Pasang selang silikon dan sambungkan sesuai keperluan rangkaian.
- Posisikan botol DIY ini pada tempat yang agak hangat, sebab produksi fermentasi akan menjadi optimal bilamana temperatur mendekati hangat tubuh manusia.
- DIY CO2 ini dapat bertahan sekitar 7-10 hari lamanya dikarenakan pada titik tersebut cadangan gula sudah menipis dan populasi koloni kapang sudah menurun drastis dikarenakan perubahan pH dan kadar alkohol dalam larutan.
Maka pada saat sebelum titik habis tersebut sebaiknya sebuah batch larutan bahan bakar yang baru sudah dibuat sehari sebelumnya dan disimpan dalam lemari es agar aktivitas kapang statis.
[Gambar: IMG_0241.jpg]

*perhatian : ketika rangkaian sudah dipasang, berhati-hatilah jika hendak membuka tutup botol untuk mengganti larutannya. Jangan putar tutup botol karena sambungan lem/silikon rentan robek. Sebaliknya putarlah botolnya agar terbuka.


FAQ :
1. Rangkaian DIY saya tidak mengeluarkan gas :
- tunggu sampai 4-5 jam pada suhu ruangan.
- cek apakah semua sambungan sudah rapat/ ada yang bocor. gunakan busa sabun atau tenggelamkan untuk memeriksa. kebocoran adalah kasus yang klasik.
2. Rangkaian DIY saya mengeluarkan gas 3-4 hari lalu, tapi sekarang tidak/makin sedikit :
- simpanlah botol di tempat yang hangat agar merangsang proses fermentasi yang optimal.
- waktunya mengganti larutan gula. karena faktor tertentu waktu kerja bisa saja memendek.
3. Gas CO2 yang dikeluarkan rangkaian saya sedikit sekali, ingin lebih banyak :
- buatlah rangkaian pararel dari 2 atau lebih botol.
- tambahkan lagi dosis ragi instan pada larutan. namun demikian waktu kerja akan memendek sementara produksi CO2 dipercepat.
4. Gas CO2 yang dikeluarkan rangkaian saya terlalu banyak untuk aqua nano saya :
- kurangi dosis ragi instan yang digunakan pada larutan. waktu kerja akan memanjang sementara produksi CO2 diperlambat.
5. Apakah menambahkan jumlah gula akan memperpanjang umur kerja?
tidak selalu. kapang tetap akan mati karena kadar alkohol yang meningkat.
6. Bagaimana caranya agar produksi CO2 banyak dan waktu kerja panjang?
- gunakan botol yang jauh lebih besar dan sesuaikan resep bahan bakar sesuai volume botol tersebut.
- buatlah rangkaian pararel dari beberapa botol dengan dosis yeast yang dikurangi sedikit.

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Kutip pesan ini pada balasan
#1 01-06-2007, 01:29 PM
mau tanya ne buat yang DIY co2,
kan aku dah buat DIY co2nya, tapi muncul maasalah baru
botol yang aku langsung tancepin ke powerhead lama2 jadi kempes, kayak kena sedot gt...
terus gelembung yang dikeluarin powerheadku banyak banget kecil2 gt, apa itu bener?
aku cuman pakek 1 botol 1.5L nyambung langsung ke powerhead(aku tancepin selangnya di lubang kecil sebelah tempat sembur air)
thx ya buat jawabannya...
Kutip pesan ini pada balasan
#2 02-28-2007, 12:23 PM
lo nancepinnya di lubang yg itu...
taroh aja di lobang tempat air masuk ke powerhead...ntar gelembungnya bakalan dipecah ama baling2 powerhead...n gelembungnya jd kecil2
Kutip pesan ini pada balasan
#3 02-28-2007, 12:59 PM
Big Grin 1 BOTOL kayaknya kurang deh....paling ga 2/3 lah

Aquascaper from Malang City...
Kutip pesan ini pada balasan
#4 02-28-2007, 03:25 PM
ok makasi ya infonya...
sekarang botol dah ga kena vacum lagi...
^^
Kutip pesan ini pada balasan
#5 03-06-2007, 04:27 PM
Untuk diffusernya bisa nggak sih pake diffuser yang dari kaca gitu? Soalnya kemaren nyoba pake diffuser mdl itu gak keluar CO2nya. Apa DIY CO2 kurang tekanannya sehingga diffuser kaca tdk bs digunakan?
Kutip pesan ini pada balasan
#6 03-07-2007, 03:55 AM
Tepat sekali, diffuser kaca (model keramik) perlu tekanan yang sangak kuat agar bisa bekerja.
Jika mau tes boleh saja ditiup dengan mulut dan buktikan sendiri betapa sulitnya agar gas dari paru2 bisa keluar :lol:

Untuk DIY CO2, lebih baik memakai diffuser DIY mengikuti konsep pemecahan propeller/atomizer atau prinsip reaktor, baik produk jadi maupun DIY. Cara ini tidak membutuhkan tekanan besar agar bisa bekerja dengan baik.

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Kutip pesan ini pada balasan
#7 03-07-2007, 02:28 PM
o....siap bung! Thanks pencerahannya....!
Kutip pesan ini pada balasan
#8 03-07-2007, 06:27 PM
Minta info tambahan,

DIY CO2 dimasukan langsung ke powerhead (tanpa defuser apapun), ternyata menghasilkan :

[Gambar: kapangragi_resize.jpg]

[Gambar: kapangragi1_resize.jpg]

mohon pendapat teknis soal ini ...jika benar penyebabnya dr ragi nya.

thanks

Pemenang Kontes Aquascape Online 2009
Kutip pesan ini pada balasan
#9 03-08-2007, 12:06 AM
100 buat bung reggie.
Itu memang berasal dari yeast yang membentuk fase benang karena berada di luar daerah hidupnya (larutan gula).

Sejauh ini belum ada laporan yang menyatakan kalau lendir itu berbahaya, bahkan beberapa ikan nampaknya doyan memakannya.

Jika tetap kuatir, bisa coba pakai gas separator/bubble counter untuk menangkap partikel yeast yang mungkin kabur lewat selang.

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Kutip pesan ini pada balasan
#10 03-08-2007, 07:01 AM
Benda ini muncul terutama di selang saluran keluarnya air dari filter (krn CO2 saya masukan melalui powerhead di filter (air buang kembali ke aquarium).

Ya ... ikan molly saya paling suka makan ini. Sedangkan ikan zebra, neon tidak suka.

Selama ini memang tidak menunjukan masalah apa2 di aquarium saya.

Big Grin

Pemenang Kontes Aquascape Online 2009
Kutip pesan ini pada balasan
#11 03-08-2007, 09:49 AM
Saya melarutkan CO2 dengan bantuan powerhead hang on filter. Hasilnya muncul gelembung2 kecil banget kayak pake difuser kaca. Emang gitu ya hasilnya, takutnya malah terbuang percuma CO2nya. Tapi ngeliat di toko aquarium yang pake difuser kaca sih kyk gitu juga CO2nya.... :?:
Kutip pesan ini pada balasan
#12 03-11-2007, 04:11 AM
Powerhead hang on itu yang di celupkan ke dalam aquarium kan?
jika benar, berarti gelembung kecil2 CO2 yang dihasilkan sudah benar.

Pemenang Kontes Aquascape Online 2009
Kutip pesan ini pada balasan
#13 03-12-2007, 09:20 AM
Filter hang on tu yang digantungin dipinggir aqua itu lho.... Bukan yang nggantung diatas, klo yang itu aku pikir bakal banyak bikin gelembung2 O2. Tapi yg hang on ini air bs relatif tenang. lagian aqua kecil, lbh simple kyknya.
Kutip pesan ini pada balasan
#14 03-14-2007, 01:30 AM
Beberapa ide cara dispersi gas dari DIY CO2 dalam aquascaping :

Memanfaatkan powerhead

[Gambar: CO2-2.jpg]1. Pompa powerhead
2. Air keluar
3. Air masuk
4. Titik dimana CO2 bisa dimasukkan, yaitu tempat dimana air disedot masuk (intake).
Aksi pompa powerhead akan menyedot masuk gas CO2 dengan cepat, memberikan kompresi dan memukul partikel CO2 menjadi kecil, lalu memuntahkannya kembali ke aquarium.


Memanfaatkan filter internal/celup

[Gambar: CO2-1.jpg]
1. Air masuk (inlet/input)
2. Air keluar (outlet/output)
3. Filter
4. Titik masuk CO2. Gas CO2 akan terjebak diantara elemen filter sampai larut, atau sebagian yang berhasil mencapai propeler akan terpukul/terkocok kuat dan disemburkan kembali ke aquarium.


Memanfaatkan filter canister

[Gambar: CO2-3.jpg]
1. Aquarium
2. Canister
3. Inlet (biru tua)
4. Outlet (biru muda)
CO2 dimasukkan diantara jalur biru tua atau langsung ke canister (dengan cara di bor atau dibuatkan lubang pada jalur intake). Gas CO2 akan terjebak dalam canister sampai larut.

Kalau bisa DIY, kenapa tidak?
-----------------------------------
Pupuk aquascaping "Wonder-Gro" :
Brosur I
Brosur II
Wonder-Gro aquatic plants
Kutip pesan ini pada balasan
#15 04-11-2007, 07:57 PM
Posting Balasan 


Menuju Forum:


Pengguna yang membaca thread ini: 1 Tamu

Hubungi Kami | | Kembali Ke Atas | Kembali Ke Konten | Mode Lite (Arsip) | Sindikasi RSS