Simple Web Counter
Posting Balasan 
 
Rating Thread:
  • 0 Memberi Suara - 0 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
"Perang Benih Koi" Subang,Ciparay, Tulung Agung
Supply benih koi ukuran 4-6cm tumplek di toko ikan hias Bandung Raya...Tulung Agung yang sdh belasan tahun menguasai benih koi yamabuki ogon slayer (metalik) harus berusaha kuat untuk bercokol kembali jadi jawara penguasa Bandung Raya. Betapa tidak jumlah produksi Subang dan Ciparay mulai merambah dan merangsek bersaing menawarkan "metalik" di Bandung Raya sedikit demi sedikit menggeser kokohnya tulung Agung sebagai pemasok terbesar. Produksi "metalik" Subang dan Ciparay kualitasnya masih di bawah Tulung Agung yang sdh kawakan, tapi daya tahan hidup, harga dan jumlah.......jangan ditanya!!!!! Mudah2an jadi persaingan sehat yang membawa dinamika "Per-koi an" menjadi semakin semarak.
Kutip pesan ini pada balasan
#1 06-27-2010, 10:06 AM
Saya sering hunting ke TA, memang banyak benih koi ogon slayer (orange & kuning), klo masalah daya tahan hidup, menurut saya sama saja, masalahnya adalah koi TA yang dikirim sampai Bandung & Jabodetabek melalui perjalanan sangat jauh (15jam), kondisi saat sampai di tujuan pasti udah lemas & kurang fit, kalo gak dirawat dengan benar, sudah pasti R.I.P Big Grin
Kutip pesan ini pada balasan
#2 06-29-2010, 05:10 PM
Iya mas..itulah masalahnya, ikan dikirim terlalu jauh dari TA...termasuk koki TA daya tahannya repot...kalau pembeli tahu cara karantina atau pola adaptasi nggak masalah...tapi kalau pembeli pemula (masyarakat umum) jadi pada kapok...potensi pasar yang seharusnya lebih besar tidak hanya pembeli hobies yang ngerti pelihara ......harusnya market berkembang ke masyarakat umum jadi perikanan bisa semarak dan breeder bergairah...trims komentarnya
Kutip pesan ini pada balasan
#3 06-30-2010, 10:01 PM
Big Grin Wah, ada perang benih nich. Kalau masalah perang benih memang nggak bisa dihindari lagi. Selain semakin banyak para peternak dan pembudidaya koi yang bermunculan, keadaan pasar yang semakin menjanjikan membuat peta persaingan semakin menarik. Jadi, persaingan yang sehat sangat dibutuhkan agar pasar ikan Koi menjadi semakin baik dan tetap stabil. 8)
Kutip pesan ini pada balasan
#4 07-10-2010, 12:34 PM
kalo menurut saya, paling ideal adalah setiap sentra benih koi punya daerah distribusi masing, sehingga cost distribusi dapat dihemat & daya tahan koi juga terjamin. misalnya benih koi di subang & ciparay cocoknya untuk wilayah distribusi jawa barat & jakarta, sedangkan benih koi blitar untuk wilayah distribusi jawa timur & jawa tengah. benih koi Makassar untuk wilayah distribusi Sulawesi, dst. Baru setelah KOI "sudah jadi" atau grade AAA s.d show grade wilayah distribusi mencakup nasional, karena nilai jualnya jauh lebih tinggi dan proses pengiriman yang lebih hati2. Big Grin
Kutip pesan ini pada balasan
#5 07-10-2010, 03:01 PM
yang jadi masalah adalah, stereotipe petani ikan hias (GF & KOI) di Tulungagung yang seolah terpaku bahwa nilai jual Gf yang paling bagus adalah Jakarta. Jadinya GF yang telah masuk grade A, semuanya dikirim ke Jakarta & Jawa Tengah, sehingga pasar GF untuk masyarakat umum di Jawa Timur malah dapet yang sortiran. Tentunya ini tidak berlaku untuk show room ikan hias di beberapa kota besar di Jawa Timur yang memang untuk pasar hobiis.

Padahal masyarakat umum pun bisa naik grade menjadi hobiis, dengan teknologi informasi yang pesat saat ini, semua informasi seputar ikan hias & teknik dasar merawat ikan hias dapat diunduh dengan mudah di internet (juga dari forum ini).

Inilah yang jadi buah simalakama bagi industri ikan hias di Jawa Timur, disatu sisi ikan hias yang bagus2 diboyong ke Jakarta & banyak agen yang merugi karena setibanya di Jakarta ikan hias ngedrop & bahkan banyak yang mati. Disisi lain ikan2 sortiran untuk masyarakat umum di Jawa Timur kurang diminati, lantaran masyarakat umum juga semakin pandai memilih ikan hias yang berkualitas.

Seandainya ikan2 grade A tersebut dilempar ke pasar masyarakat umum, boleh jadi industri ikan hias di Jawa Timur kembali bergairah, karena semakin meningkatnya kualitas ikan hias. meski bukan grade show, tapi masyarakat umum yang semakin pandai merawat ikan hias, maka kesempatan untuk naik kelas jadi hobiis semakin besar bukan?
Kutip pesan ini pada balasan
#6 07-10-2010, 03:30 PM
Posting Balasan 


Menuju Forum:


Pengguna yang membaca thread ini: 1 Tamu

Hubungi Kami | | Kembali Ke Atas | Kembali Ke Konten | Mode Lite (Arsip) | Sindikasi RSS