Simple Web Counter
Posting Balasan 
 
Rating Thread:
  • 0 Memberi Suara - 0 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tanya Nama Latin sekaligus Jenis Kepiting
Dear Moderator,

Boleh tanya gak?
Nama Latin kepiting (bukan Rajungan) yg sering kita konsumsi itu apa ya tepatnya? :oops: Mengingat banyak sekali jenis kepiting laut di dunia. dan nama lokal kepiting ini apa ya?yg saya tahu, di Jkt dibagi jenis kepiting petelor, pedaging dan biasa. Mohon Informasinya.

Selain itu adakah peserta milis disini yg bermain di Kerapu khususnya Sunu, kalo ada bolehkah saya mengkontak anda via Japri ada banyak hal yg ingin saya tanyakan.

sekian dan salam,
Kutip pesan ini pada balasan
#1 04-15-2003, 11:48 AM
Kutip:Nama Latin kepiting (bukan Rajungan) yg sering kita konsumsi itu apa ya tepatnya? :oops: Mengingat banyak sekali jenis kepiting laut di dunia. dan nama lokal kepiting ini apa ya?yg saya tahu, di Jkt dibagi jenis kepiting petelor, pedaging dan biasa. Mohon Informasinya.

Scylla serrata
Kepiting bakau, atau ketam nipah.
Di negara berbeda terutama EU dan USA kepiting yang dimakan berbeda. yang disebutkan diatas adalah yang biasa di Indonesia.

Betul, kepiting lumayan banyak jenisnya, setidaknya ada 4500 jenis.


(Sudah "merambah" ke konsumsi rupanya :wink: )

Salam

<!-- m --><a class="postlink" href="http://gallery.purwakusuma.com">http://gallery.purwakusuma.com</a><!-- m -->
SMS: 0817225172
Kutip pesan ini pada balasan
#2 04-15-2003, 01:52 PM
He.he...engga kok pak......hanya lagi coba-coba.........semoga saya beruntung disini :oops: Terima kasih pak Wahyu buat infonya, ngomong-ngomong gallerynya bagus lho pak..selamat...........

salam,
Kutip pesan ini pada balasan
#3 04-16-2003, 02:28 PM
Pak Wahyu,
maaf nanya lagi, ttg kepiting apakah ada syarat-syarat khusus dalam pembesarannya?
Air apakah yg dipergunakan dlm pembesarannya, air payau or air laut or air tawar (PAM) mungkinkah?
Jika tidak, mungkinkah treatment yg saya gunakan, yaitu air PAM saya alirkan lewat pasir laut dan kemudian baru diarahkan ke bak pembesaran?
berapa suhu paling tepat utk pembesarannya? Berapa pula kadar salinitasnya, dan jika trlalu terik apakah ada teknik khsus utk membuat suhu stabil, mungkin dgn ditutup gabus/styrofoam baknya saat panas tinggi? jika bak tsb terkena sinar =-12 jam, dan lingkungan sekitarnya trbuat dari semen cor-coran?
berapa ketinggian air yg cocok utk bak ini?
haruskah air berputar terus, ataukah bisa didiamkan saja dan setiap sekian hari diganti? berapa lama penggantian jika memang harus dilakukan?
sekian dulu pertanyaan saya, semoga berkenan

salam,
Hedy
Kutip pesan ini pada balasan
#4 05-16-2003, 05:19 PM
mbak Hedy, selama ini pembesaran kepiting baik petelur maupun pedaging, dilakukan di kolam atau dalam karamba yang terletak di tepi pantai, pada daerah "rawa" berbakau. (Anda kapan-kapan mugkin bisa melihatnya dibeberapa daerah pantai utara Jawa Tengah dan Jawa Timur)

Membaca uraian anda, tampaknya anda kan berusaha membesarkan di "tempat" lain. Apakah betul demikian?? Saya tidak tahu persis apakah dari sisi ekonomi menguntungkan dengan cara demikian, mengingat persaratannya yang relatif lumayan. Setidaknya mereka adalah hewan laut, yang mempunyai toleransi besar pada keadaan payau. Anyway, mungkin anda bisa lebih rinci mengenai ukuran kolam yang akan digunakan, posisi, dan konstruksi kolam tersebut. Atau mungkin ada ide lain yang belum sepenuhnya saya tangkap. :wink:

Salam

<!-- m --><a class="postlink" href="http://gallery.purwakusuma.com">http://gallery.purwakusuma.com</a><!-- m -->
SMS: 0817225172
Kutip pesan ini pada balasan
#5 05-17-2003, 06:50 PM
terima ksih replynya pak,

Ya benar pak, saya memang ingin membuatnya di rumah saya dulu, mengingat pengalaman sebelumnya, saat saya menerima kepiting, ada beberapa yg tdk layak jual, sehingga terpikir utk membesarkannya dulu, Utk segi ekonomisnya, memudahkan pengawasan dan penjualan pak he...he.... Rencana ini muncul saat saya membeli udang rawa segar, penjualnya membuat kolam kecil dengan bak kontrol yg diisi pasir laut, dan beralaskan pasir, dan airnya pun tdk sering diganti,sehingga saya pikir tentunya demikian juga perlakuannya dengan kepiting. Namun saya tdk begitu detail dgn air yg digunakan. Jika saya bisa membuat sistem ini dirumah, otomatis saya bisa menyediakan selalu live Crab utk psr lokal. dan tdk diburu waktu utk segera menghabiskan kepiting yg ada.
Saat ini saya sedang mengerjakan 1 bak penampungan di hal depan, yg fungsinya saat kami menyortir, sisa sortiran bisa langsung saya tempatkan disitu,
Rencana jika bak ini berjalan mulus, saya akan membuat beberapa bak juga diatas rumah saya dgn ukuran yg lebih besar, yg otomatis intensitas cahayanya cukup tinggi +- 12 jam setiap hari, krn itu saya takut jika sampai salah membuat baknya dan tau-tau sudah banyak kepiting rebus diatas rumah saya pak he..he...

Uk. yg ada dirumah saat ini, 1 X0,75 tinggi 60-75 cm, dengan bak kontrol dibuat disudt bak (bukan diatas kolam namun didalam kolam) dan dibuat lubang2x utk keluarnya air hasil filter.

Nah, pertanyaan tambahan saya, berapa kepiting yg dpt ditampung di bak tsb ya pak? rencana nanti yg akan saya masukkan didalamnya adalah kepiting uk. 200 gr up namun karapasnya masih lunak dan kptg uk 100 gr up baik pejantan maupun betina.
Perlukah saya pisah utk pejantan dan betinanya ? supaya dpt memaksimalkan percepatan bobot badannya pak? atau cukup dicampur saja tdk masalah.

Sekian dulu informasi dan prtanyaan saya, semoga pak Wahyu berkenan menjawabnya. :oops:

Salam,
Kutip pesan ini pada balasan
#6 05-18-2003, 10:49 AM
Kalau anda memutuskan dilakukan di bak, anda tentunya harus menyiapkan air (payau) dengan persyaratan yang sesuai bagi mereka (salinitas 10 - 30 ppm), dan dengan sistem filtrasi yang memadai. Selain itu untuk mencegah menjadi kepiting rebus dikolam, kolam harus dapat dilindungi dari sinar matahari yang terus menurus, anda bisa gunakan plastik filter misalnya, dengan tingkat kelolosan sinar yang sesuai (suhu 27-30 °C). Dipasar tersedia berbagai macam plastid dengan presentasi meloloskan sinar yang berbeda.

Kutip:Nah, pertanyaan tambahan saya, berapa kepiting yg dpt ditampung di bak tsb ya pak? rencana nanti yg akan saya masukkan didalamnya adalah kepiting uk. 200 gr up namun karapasnya masih lunak dan kptg uk 100 gr up baik pejantan maupun betina.


Kepadatan yang direkomendasikan berkirasar antara 10 - 30 ekor/m2. Berikan tempat persembunyian yang cukup agar mereka dapat berlindung pada saat moulting dan mencegah kanibalisme.


Kutip:Perlukah saya pisah utk pejantan dan betinanya ? supaya dpt memaksimalkan percepatan bobot badannya pak? atau cukup dicampur saja tdk masalah.


Untuk petelur disarankan perbandingan jantan dan betina adalah 1:4. Sebagai pedaging bisa dicampur.


Salam

<!-- m --><a class="postlink" href="http://gallery.purwakusuma.com">http://gallery.purwakusuma.com</a><!-- m -->
SMS: 0817225172
Kutip pesan ini pada balasan
#7 05-22-2003, 07:59 PM
Terima kasih banyak pak Wahyu untuk penjelasannya benar-benar informasi ini berguna bagi saya Big Grin

semoga pak Wahyu tdk jengkel dengan kecerewetan saya dan tidak bosan memberi pencerahan pada saya

salam hangat :fl
Kutip pesan ini pada balasan
#8 05-24-2003, 05:37 PM
Bapak WEBMASTER yth,
Pak saya punya masalah serupa tapi tak sama mengenai kepiting laut/tambak.
Saya sedang dalam tahap perencanaan (75%), untuk beternak dan membesarkan kepiting. Masih ada beberapa masalah yang belum saya ketahui. Dimana ya Pak situs yang membahas masalah perkepitingan ini, agar saya bisa mempelajari cara2 yg lebih modern dan baik. Cara beternak secara tradisional sudah saya ketahui (paling tidak sudah ada ahlinya) yg bisa dipekerjakan. Rencana peternakan dan pembesaran dilakukan di bekas tambak bandeng dan tambak udang (Bago). Rencananya akan di mulai setelah panen bandeng dan udang.
Biasa Pak WEB, ingin buka cakrawala baru yg masih asing buat saya, udang dan bandengnya tetap jalan (sbg penyandang dananya Big Grin Big Grin Big Grin)
Terimakasih dan salam hormat
Kutip pesan ini pada balasan
#9 12-18-2004, 12:28 AM
Posting Balasan 


Menuju Forum:


Pengguna yang membaca thread ini: 1 Tamu

Hubungi Kami | | Kembali Ke Atas | Kembali Ke Konten | Mode Lite (Arsip) | Sindikasi RSS