Posting Balasan 
 
Rating Thread:
  • 0 Memberi Suara - 0 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
INFO UNTUK PEMBIAKAN IKAN DISCUS (revisi bahasa)
01-13-2004, 10:55 AM
Posting: #1
INFO UNTUK PEMBIAKAN IKAN DISCUS (revisi bahasa)
ini saya dapat beberapa info yang saya kutip dari beberapa sumber mudah mudahan dapat berguna buat Rekan-rekan yg mau melakukan proses breeding pada discus :wink:


Pembiakan Ikan Discus (Symphysodon Discus)

· memelihara Induk Discus

Induk memerlukan air yang bersih. Setiap hari air perlu diganti Yaitu sekitar jam 9.00-9.30 pagi. kotoran yang terdapat di dasar tangki juga perlu dibersihkan. Pengudaraan perlu mencukupi. PARAMETER AIR untuk ikan Discus ialah pH air antara 6.0-6.5, suhu 28-290C dan kelikatan air 40-50 mg/1 CaCO3.



· Pemilihan Induk

Induk yang baik dan produktif diperolehi secara pemilihan pada peringkat anak. Anak-anak ikan dibesarkan di dalam tangki dengan makanan jantung sapi. Pemberian makanan yang mengandung bahan-bahan kimia pencerah warna atau hormon pembesaran tidak diperlukan. Biasanya Discus matang gonad dalam tempo 10-12 bulan.



· Pembiakan

Pasangan yang akan memijah akan mengucilkan diri dari induk-induk lain. Pada tahap ini induk perlu diasingkan/dipindahkan di dalam tangki lain. Biasanya induk betina yang lebih besar lebih baik kerena ia akan menghasilkan anak yang lebih banyak dan sehat. Air pam diinapkan dahuluy semalaman dan diberi aerasi yg kuat serta sebelum masuk ke dalam tanki dialirkan dahulu melewati filter karbonaktiv dapat digunakan untuk membiakkan ikan Discus. Pipa PVC yang berdiameter 6.5-7.5cm dan panjang 30cm diletakkan di satu penjuru akuarium secara menegak atau condong 700 untuk ikan menaruh telurnya.

Discus dibiarkan bertelur di tempat yang terlindung dari gangguan (tempat yg relatif tenang). Pemijahan biasanya terjadi pada jam 2.00-5.00 petang. Induk yang akan memijah akan membersihkan permukaan dinding atau substrat yang disediakan di mana telur-telur akan diletakkan . Proses ini kadangkala akan mengambil waktu hingga beberapa jam. Pada tahap ini induk jantan dan betina dapat dibedakan dengan mudah. Ikan jantan mempunyai saluran pembiakan (breeding tube) yang kecil, pendek dan tajam sementara ikan betina mempunyai saluran pembiakan yang lebih besar dan panjang.

Induk betina mulai bertelur dengan mengeluarkan sebaris telur dipermukaan media dan diikuti oleh induk jantan untuk membuahi telur itu. Proses ini diulang sehingga semua telur dikeluarkan dan ini biasanya memakan waktu sehingga beberapa jam. Seekor induk betina boleh bertelur sehingga 500 butir. Biasanya jumlah telur yang dikeluarkan adalah antara 50-350 butir, tergantung kepada ukuran dan umur induk betina. Telur-telur yang baru dibuahi berwarna jernih. Setelah 1-2 jam kemudian telur yang tidak dibuahi menjadi pudar (opaque) dan dijangkiti jamur (Saprolegnia sp). untuk mengurangi risiko serangan jamur (kulat) beri sedikit larutan metilyne blue dengan dosisn 2ppm dicampurkan ke dalam tangki pembiakan.

Telurnya menetas setelah 48-60 jam pada suhu 26 C - 27 C . Induk-induk ikan akan menyedot telur yang hampir menetas dan memindahkan ke tempat lain untuk memecahkan kulit telur itu. Anak ikan yang baru menetas akan melekat di dinding akuarium/substrat sehingga berumur 3 hari. Pada tahap ini larva tidak perlu diberi makan kerena ia masih mendapat cadangan makanan yolka (yolk). Pada hari keempat ia mulai berenang dan melekat pada badan induknya. Larva ikan ini menghisap lendir (bodyslime) pada tubuh kedua induknya.



· Pemeliharaan Anak Discus

Larva ikan yang berumur 10-12 hari dan berukuran 1-1.5cm panjang dapat diberi makanan seperti Artemia, walaupun ia masih bergantung kepada lendir induknya. Anak ikan dapat dipisahkan dengan induk setelah berumur 18-20 hari. Sekiranya pemisahan dibuat terlalu awal, akan membahayakan hidup anak-anak ikan.



· Pakan Larva Discus

Makanan pertama yang diberikan kepada anak ikan ialah nauplii Artemia sp yang baru menetas. Larva lebih sehat bila dibiarkan lebih lama bersama induknya tetapi untuk tujuan komersil, cara ini adalah kurang wajar kerena induk tersebut dapat bertelur lagi dalam waktu seminggu. pertumbuhan anak Discus tidak seragam. Dan perlu diseleksi dari waktu ke waktu. makanan yang mengandungi kandungan protein tidak kurang dari 35% diperlukan untuk menjamin pertumbuhan yang cepat. Rumusan yang digunakan ialah jantung sapi : hati : serbuk ikan/oat dengan komposisi 4 : 1 : 2.



· Pakan Induk Discus

komposisi utama makanan untuk induk sama seperti untuk anak Discus tetapi lebih diperkaya dengan menambah vitamin atau suplemen berkhasiat.



· Pemeliharaan Anak sehingga ke ukuran Pasaran

Setelah anak Discus berumur 3 minggu, makanan biasanya diberikan sebanyak 2 kali sehari yaitu antara jam 9.00-10.00 pagi. Lebih sering diberi makan (lebih daripada dua kali sehari) lebih baik. Selain makanan komposisi seperti di atas, makanan hidup seperti cacing tubifex (tubifex worm) atau cacing darah (blood worm) juga sesuai untuk pertumbuhan yang cepat. Biasanya anak ikan dapat dipasarkan setelah berumur 3-4 bulan tergantung permintaan pasar.
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
01-13-2004, 08:04 PM
Posting: #2
 
nice info bos.....kalo dari bahasanya sepertinya dari tetangga sebelah nih....kalo bisa dicantumin link website/narasumbernya biar tidak dipermasalahkan oleh "empu"-nya dikemudian hari.... :wink:

0852-100 800 80
Kunjungi website pengguna ini Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
01-14-2004, 10:35 AM
Posting: #3
 
ilo-bugis Tulis:nice info bos.....kalo dari bahasanya sepertinya dari tetangga sebelah nih....kalo bisa dicantumin link website/narasumbernya biar tidak dipermasalahkan oleh "empu"-nya dikemudian hari.... :wink:

OK BOS ILO tapi saya lupa dapet dari mana , soale pas dapet langsung saya copy dalam bentuk text. kalo ngak salah sih dari geocities tapi saya agak lupa link-nya ... coba nanti saya cari lagi & lengkapi link & narasumbernya ... betul sekali sumbernya dari malaysia ..

Tanks kritiknya boss .... :wink:
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
02-15-2004, 09:32 PM
Posting: #4
 
arlishon Tulis:
ilo-bugis Tulis:nice info bos.....kalo dari bahasanya sepertinya dari tetangga sebelah nih....kalo bisa dicantumin link website/narasumbernya biar tidak dipermasalahkan oleh "empu"-nya dikemudian hari.... :wink:

OK BOS ILO tapi saya lupa dapet dari mana , soale pas dapet langsung saya copy dalam bentuk text. kalo ngak salah sih dari geocities tapi saya agak lupa link-nya ... coba nanti saya cari lagi & lengkapi link & narasumbernya ... betul sekali sumbernya dari malaysia ..

Tanks kritiknya boss .... :wink:


Nanti kalau udah ketemu narasumbernya di Sticky aja, soalnya artikelnya bagus banget, kemungkinan nanti banyak yang tanya lagi di kemudian hari seperti info tentang breeding di forum louhan.Thx....

kalau mau makan bakmi di Bakmi Margonda aja
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
03-12-2004, 12:47 PM
Posting: #5
 
Isinya sangat hampir mirip dengan methode yang dikeluarkan oleh dinas perikanan, karena dulu saya pernah dapat tetapi sekarang dipinjam teman isinya antara lain methode memelihara discus sampai pengobatan discus, salam
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
04-15-2004, 01:40 AM
Posting: #6
 
boss ekomp.....ada baiknya topik yg ini dibuat jadi "STICKY"....biar diatas terus.....soalnya saya lihat isi materinya sangat bermanfaat sekali...... :wink:

0852-100 800 80
Kunjungi website pengguna ini Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
04-15-2004, 09:25 AM
Posting: #7
 
Sayang ya .. bahasanya masih M'sia banget ..... bisa di "Indonesiakan" dulu nggak ya ??? :roll: :roll:




Salam
=====
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
04-18-2004, 01:03 PM
Posting: #8
 
oebay Tulis:Sayang ya .. bahasanya masih M'sia banget ..... bisa di "Indonesiakan" dulu nggak ya ??? :roll: :roll:




Salam
=====
saya rasa masih bisa dicerna kok ama kita-kita orang indonesia....... :wink:
atau boss oebay aja yg sesuaikan trus diposting lagi disini

0852-100 800 80
Kunjungi website pengguna ini Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
04-19-2004, 09:51 AM
Posting: #9
 
Betul sekali boosss Ilo kalau dilihat sih masih bisa dimengerti kalau nanti methode atau makalah dari dinas perikanan dikembalikan dari teman akan saya usahakan untuk ditampilkan di forum ini ya boosss, salam
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
04-26-2004, 11:56 AM
Posting: #10
 
WAH MAKASIH NIH TANGGAPANNYA LUMAYA BANYAK ... NANTI SAYA USAHAKAN BAHASANYA AKAN SAYA EDIT KE BAHASA KITA ...

SALAM,

[img]http://gallery.o-fish.com/data/500/1302rara1-thumb.gif[/img]

PAPA Pulang donk ikan-nya belom makan
RARA Juga belom nih PA .... Muachhh
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
04-26-2004, 12:20 PM
Posting: #11
 
Kita tunggu lho booss arlishon, salam :wink:

*Sayangilah & rawatlah dengan benar semua binatang yang anda cintai
*Jagalah lingkungan sekitar kita agar anak cucu kita bisa menikmatinya
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
04-26-2004, 12:31 PM
Posting: #12
 
udah direvisi bahasanya mas ekomp.... semoga dapat mudah dipahami & dimengerti .... :wink:

[img]http://gallery.o-fish.com/data/500/1302rara1-thumb.gif[/img]

PAPA Pulang donk ikan-nya belom makan
RARA Juga belom nih PA .... Muachhh
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
04-26-2004, 12:56 PM
Posting: #13
 
Matur nuwun sanget, salam

*Sayangilah & rawatlah dengan benar semua binatang yang anda cintai
*Jagalah lingkungan sekitar kita agar anak cucu kita bisa menikmatinya
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
05-15-2004, 12:06 AM
Posting: #14
 
hehehhehe......gini nih baru enak dibaca dan diterapkan......mumpung dirumah ada sepasang (COBALT+BLUE DIAMOND) yg lagi ber-"bulan madu" yg kedua kali-nya malah..... :lol:

0852-100 800 80
Kunjungi website pengguna ini Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
07-23-2004, 10:47 AM
Posting: #15
 
Bos-bos sekalian info ini sangat membantu saya yang lagi membreeding discus. Tetapi yang saya alami pada hari keempat setelah analan menetas berbeda dengan tulisan ini (Pada hari keempat ia mulai berenang dan melekat pada badan induknya. Larva ikan ini menghisap lendir (bodyslime) pada tubuh kedua induknya.). Anakan discus saya pada hari keempat justru mneyebar pada seluruh bagian akuarium, terutama pada bagian atas akuarium. Jadi tidak mneyusu pada induknya. Kenapa yha? mohon pencerahan.
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
Posting Balasan 


Menuju Forum:


Pengguna yang membaca thread ini: 1 Tamu