Posting Balasan 
 
Rating Thread:
  • 0 Memberi Suara - 0 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Masalah Pembesaran Artemia
08-29-2004, 06:32 AM
Posting: #1
Masalah Pembesaran Artemia
Saya sedang mencoba mengikuti cara2pembesaran artemia seperti yg di ajarkan oleh bung hendrawan.Tapi saya ada masalah dan kiranya tmn2 dpt menolong.
1.Saya menetaskan seujung sendok teh artemia,dan yg menetas hanya sekitar seratus lbh,tetapi kenapa pada akhirnya yg hidup tinggal 20an,mengapa?
2.dalam membesarkan artemia sebaiknya container ditaruh dimana?tempat gelap,atau terkena matahari langsung?
3.kenapa dikontainer saya setelah 13 hari menjadi banayk terdapat kutu2 kecil?lebih banyak dr jumlah artemianya sendiri?kutu ini rasanya bukan anak2 artemia.Hewan apa ini yah?
trim's
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
08-29-2004, 09:01 PM
Posting: #2
Re: Masalah Pembesaran Artemia
Anda akan lebih baik kalau benihnya/cyste nya premium quality,
angka keberhasilannya atau prosentasenya lebih banyak yg menetas.
sebaiknya penetasan tetap di botol coca setelah itu pindahkan ke tempat yg lebih besar diluar ruang.
ember lebar+air laut sebelumnya memang sudah lama saya diamkan teraerasi dan terjemur.
Dalam posisi pembesaran salinity jangan disamakan dg proses penetasan.
yg anda katakan kutu2 saya biarkan saja termasuk lumut, juga saya beri makanan tambahan secukupnya.
diamkan saja 1 minggu akan tampak artemia itu begitu banyak dan besar2 .
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
08-29-2004, 10:05 PM
Posting: #3
 
Coba kasih masukkan masalah pembesaran Artemia.

- Setelah menetas taruh ditempat yg agak besar (saya pake NISSO 56l)

- Beri lampu TL biasa (punya saya pake TL 20 watt)

- Beri AERASI

- Terus jangan lupa diberi makan CORALIQUID merk SERA 2ml tiap 2 hari sekali. tapi setelah ARTEMIA sudah berumur 1 x 24 jam....

- cara tersebut sudah saya lakukan sampai sekarang & hasilnya ARTEMIA beranak pinak sangat banyak sekali. (tidak pernah habis buat pakan ikan)

Semoga bisa membantu >>>

Salam Perdamaian Dari:
Arek Suroboyo
"Damai Itu Indah Kawan"
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
08-30-2004, 12:12 PM
Posting: #4
Re: Masalah Pembesaran Artemia
katzeh Tulis:Saya sedang mencoba mengikuti cara2pembesaran artemia seperti yg di ajarkan oleh bung hendrawan.Tapi saya ada masalah dan kiranya tmn2 dpt menolong.
1.Saya menetaskan seujung sendok teh artemia,dan yg menetas hanya sekitar seratus lbh,tetapi kenapa pada akhirnya yg hidup tinggal 20an,mengapa?
2.dalam membesarkan artemia sebaiknya container ditaruh dimana?tempat gelap,atau terkena matahari langsung?
3.kenapa dikontainer saya setelah 13 hari menjadi banayk terdapat kutu2 kecil?lebih banyak dr jumlah artemianya sendiri?kutu ini rasanya bukan anak2 artemia.Hewan apa ini yah?
trim's

Ini beberapa jawaban dari sy, semoga menjawab !!
1. Sangat betul yg anda katakan bahwa dari 100 lebih yg menetes dan kemudian yg berhasil dibesarkan hy sekitar 20-30%, itu ada hal yg pasti dan umum terjadi, tapi jgn khawatir ia akan bereproduksi sendiri dgn 2 cara bisa menhasilkan individu baru atau bertelur
2. Sangat dianjurkan tdk terkena terlalu banyak cahaya, seadanya aja, tujuannya agar dia tdk hyper aktif shg cepat gemuk dan besar
3. Moga2 itu cocoped...or lainnya, tdk usah dipikirin, kalau lebih kecil malah bagus, bisa buat pakan artemia.

Selamat ya atas keberhasilannya !!
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
08-30-2004, 09:57 PM
Posting: #5
 
Saya juga mau numpang nanya nih, saya juga udah pernah nyoba netasin artemia setelah menetas saya simpan di baskom lalu saya beri makan artificial zooplankton, selama beberapa hari memang artemianya menjadi lebih besar tapi setelah seminggu kemudian pada menghilang semua ya? kok bisa gitu ya? apakah selama pembesaran artemia tidak perlu adanya pergantian air atau semacam filter gitu ya? tolong dong dijelaskan secara lebih rinci, thx
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
08-30-2004, 10:06 PM
Posting: #6
 
saya punya dibiarkan begitu saja air nya pun agak kotor/hijau tapi s/d sekrang (2 minggu) yg baby hasil penetasan tetap membesar s/d 1 cm lebih.
bahkan langsung terkena sinar matahari agak sedikit terkena naungan pohon belimbing.
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
08-30-2004, 11:59 PM
Posting: #7
 
Saya juga sedang nyoba netasin artemia, tapi saya hanya sampai 1 atau 2 hari trus saya tuangin ke aqua, trus mulai lagi dari awal. Apa artemia juga bisa untuk makanan coral?
Soalnya setelah saya tuang ke aqua, trus pada dimakan ma ikan2 sampai bersih. Apa pada saat itu coral jg ikut makan ga ya?
Saya berminat untuk budidata artemia, tapi belum tau caranya. Mohon masukkannya ya?
1. artemia ditetasin. Tapi berapa lama sampai dipindah ke tempat yg lebih besar?
2. Di tempat yang lebih besar, pake air apa?
3. Di kasih makan apa artemianya? Dari umur berapa? Berapa hari sekali?

untuk sementara itu dulu deh, besok2 nyusul lagi.
Terima kasih!

Salam
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
08-31-2004, 08:11 AM
Posting: #8
 
arman Tulis:Saya juga sedang nyoba netasin artemia, tapi saya hanya sampai 1 atau 2 hari trus saya tuangin ke aqua, trus mulai lagi dari awal. Apa artemia juga bisa untuk makanan coral?
Soalnya setelah saya tuang ke aqua, trus pada dimakan ma ikan2 sampai bersih. Apa pada saat itu coral jg ikut makan ga ya?
Saya berminat untuk budidata artemia, tapi belum tau caranya. Mohon masukkannya ya?
1. artemia ditetasin. Tapi berapa lama sampai dipindah ke tempat yg lebih besar?
2. Di tempat yang lebih besar, pake air apa?
3. Di kasih makan apa artemianya? Dari umur berapa? Berapa hari sekali?

untuk sementara itu dulu deh, besok2 nyusul lagi.
Terima kasih!

Salam

1. Tdk ada aturan jelas, ukuran 90 Liter jg udah memadai, dasarnya kalau bisa berbentuk bundar, tdk terlalu kena sinar spy tdk hyper aktif.
2. ya air laut !
3. Pakan terbaik adalah pyhto or rotifera, tapi masalahnya adalah dimana diperoleh bibit tsb, kecuali anda ada teman yg tinggal di luar negri, pemberian pakan pertama kali adalah 12 jam setelah artemia tsb menetes, sebelumnya tdk perlu. Aturan mainnya adalah kalau anda menggunakan phyto adalah jika air sudah transparan anda harus beri lagi, kalau tdk, ya belum perlu.

semoga membantu.
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
09-01-2004, 06:04 PM
Posting: #9
 
sampai 2hari yh lalu artemia saya hilang semua,bahkan anakan artemia yg baru saya campurkan juga hilang semua,Apakah ini berarti semuanya mati?apakah karena kualitas airnya sudah menurun atau?sisa 3 ekor yg besar?yg lainnya mati mengambang(yg bsr2),yg br dimasukan hlg entah kemana.Apakah yg mati tersebut memang sudah habis usianya?atau krn hal lain?
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
09-02-2004, 03:19 AM
Posting: #10
 
Hendrawan Tulis:1. Tdk ada aturan jelas, ukuran 90 Liter jg udah memadai, dasarnya kalau bisa berbentuk bundar, tdk terlalu kena sinar spy tdk hyper aktif.
2. ya air laut !
3. Pakan terbaik adalah pyhto or rotifera, tapi masalahnya adalah dimana diperoleh bibit tsb, kecuali anda ada teman yg tinggal di luar negri, pemberian pakan pertama kali adalah 12 jam setelah artemia tsb menetes, sebelumnya tdk perlu. Aturan mainnya adalah kalau anda menggunakan phyto adalah jika air sudah transparan anda harus beri lagi, kalau tdk, ya belum perlu.

semoga membantu.

Wah makasih bung hendrawan, cukup jelas dan mudah dipahami masukkan anda bung. :lol: :lol: :lol:

Tapi masalahnya sekarang seperti yang anda bilang di atas, bahwa pakan terbaik adalah phyto atau rotifera. Sedangkan saya sama sekali ga punya teman yang tinggal di luar. Nah jadi pakan yang bagus dan mudah di dapat di sekeliling kita apa bung?

Kenapa harus cari di luar kalau di dalam aja ada, bukan begitu bung! Big Grin Big Grin Big Grin
Maksud saya kalau bisa budidaya pakan sendiri minimal kan menghemat sedikit pengeluaran untuk masalah pakan!

Mungkin dari rekan2 yang lain ada masukkan!

Makasih!

Salam
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
09-02-2004, 12:55 PM
Posting: #11
 
Ada 2 alternatif yg bisa anda dptkan
1. Blender aja semua jenis bahan makanan dari laut (lihat postingan sy yg dulu), ambil sarinya, Sari tsb bisa buat pakan artemia.
2. Beli aja phyto di rekan kita yg ada di forum ini, kalau ngak salah bung reeves.

Itu aja dulu, semoga membantu


Salam
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
10-02-2004, 04:59 PM
Posting: #12
 
sore ini saya ke toko aq di kota saya, terus saya ditawari artemia lalu saya tanya cara menetaskannya gimana ?
Jawabnya : kami sudah bertahun-tahun pake cara ini, kami pake wadah aquarium (saya liat ukurannya sekitar 15x15x20cm) terus masukkan seujung sendok telur artemia terus diaerasi, setelah 24 jam artemia kan netas dan langsung masukkan ke aq semua beserta airnya.... airnya pake air laut......

betul ngga seh penjelasan dari mereka tapi mereka ngaku selalu berhasil dengan cara itu....

thanks

edi
Kunjungi website pengguna ini Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
10-03-2004, 01:32 PM
Posting: #13
 
saya biasa pake cara sederhana begini :
1. ambil botol akua bekas
2. isi dgn air laut sampe 3/4 botol.
3. masukkan seujung sendok telur artemia ke dalam botol yang sudah diisi air tsb.
4. gunakan air stone utk aerasi antara 24 jam. cek apakah sudah menetas semua apa belum kalo belum aerasi terus sampai menetas semua.
5. setelah menetas. angkat aerasinya. tunggu sekitar 10-15 menit. maka sebagian besar walau tidak semua kulit telur akan mengambang diatas. dan artemia akan ada dibawah2.
6. Siphon semua air yang ada dibotol sisakan kulitnya.
7. Kalo pengen ambil artemianya aja saring lagi mengunakan saringan plankton.sehingga air kultur tidak ikut masuk kedalam akua anda.

happy reefing...

65 Gallon BB Tank, MH 250w XM 20000K,DIY Titanium Chiller,Caribbean Ca Reactor with Eheim 1048, Caribbean Skimmer with Sedra 9000,Biophos 500ml,2xSEIO 820.
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
10-04-2004, 09:44 AM
Posting: #14
 
maaf pak untuk point 6, disiphon ama sedotan yang pake battery itu ya ? yang untuk bersihkan kotoran di dasar aq, terus yang disisakan itu kulit apa ya pak ? yang ngambang itu ? or cangkangnya, berarti yang disedot artemia dan air lautnya ya pak ?

thanks
edi
Kunjungi website pengguna ini Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
10-04-2004, 10:38 AM
Posting: #15
 
Disiphon pake selang erator aja(disedot mengunakan selang pake mulut).
Yang disedot itu artemia dan airlautnya.cangkangnya dibuang.

happy reefing...

65 Gallon BB Tank, MH 250w XM 20000K,DIY Titanium Chiller,Caribbean Ca Reactor with Eheim 1048, Caribbean Skimmer with Sedra 9000,Biophos 500ml,2xSEIO 820.
Temukan semua posting dari pengguna ini
Kutip pesan ini pada balasan
Posting Balasan 


Menuju Forum:


Pengguna yang membaca thread ini: 1 Tamu