Ornamental Fish Information Service Highlights Forum
Bahas : Pencahayaan Aquascape - Versi Cetak

+- Ornamental Fish Information Service Highlights Forum (http://forum.o-fish.com)
+-- Forum: Akuarium Tanaman (Aquascaping) (/forumdisplay.php?fid=7)
+--- Forum: Setup Akuarium Tanaman (/forumdisplay.php?fid=50)
+--- Thread: Bahas : Pencahayaan Aquascape (/showthread.php?tid=7977)

Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33


Bahas : Pencahayaan Aquascape - medicineman - 04-05-2006 07:34 PM

Sedikit pelajaran tambahan mengenai pencahayaan pada aquascape.

Daya diperlukan dalam watt dan hubungannya terhadap besar aquascape

Patokan watt per liter atau watt per gallon adalah petunjuk umum yang diciptakan untuk orang awam agar dapat dengan mudah menentukan rata2 cahaya yang diperlukan untuk memulai aquascape, sebab cahaya yang cukup dan berkualitas adalah faktor paling mutlak untuk memulai sebuah aquascape, bahkan setting yang menggunakan tanaman low light sekalipun.

Ukuran aquarium yang dimaksudkan tentu saja merupakan ukuran yang standar (bukan tipe tinggi) yang biasa dijadikan aquascape, yaitu mungkin dalam rentang ukuran 150-250 liter. Patokan yang diambil biasanya pada kisaran 3-4 watt per gallon air aquarium untuk tingkat pencahayaan yang dianggap sebagai medium-high dan sudah mencukupo untuk menghidupi hampir semua jenis tanaman air. Ukuran watt yang diambil adalah sumber cahaya buatan yang memiliki efisiensi output berbanding input setara dengan neon T12. Jika menggunakan T5 atau PL tentu saja ukuran watt ini akan sedikit berkurang karena efisiensinya lebih baik. Sebaliknya menggunakan lampu yang "kacangan" akan menaikkan ukuran watt karena daya refleksi jelek atau tidak efisien karena output tidak seimbang dengan input. Faktor lokasi kehilangan sebuah lampu dapat berupa pelepasan panas oleh rangkaian elektrik yang buruk (ballast, kabel2) dan lebih banyak lagi oleh pelepasan energi berupa panas lampu. Itulah sebabnya sebuah bohlam wolfram/tungsten biasa sangatlah tidak efisien. Begitu pula mengapa sebuah neon T12 dianggap lebih boros dari sebuah neon T5, karena ukuran jari-jari neon yang lebih besar (12mm) memiliki faktor restrike (pemanasan karena pemantulan balik cahaya ke sumbernya) yang lebih besar daripada neon yang memiliki jari-jari lebih kecil.

Untuk aquarium yang memiliki ukuran tidak standar tentu saja patokan ini tidak berlaku lagi, karena perlu cahaya lebih dan berkualitas untuk menembus dalamnya air agar tetap optimal.
Untuk aquarium kecil, patokan tersebut juga tidak berlaku. Mengapa? Karena seperti saya terangkan bahwa hitungan watt adalah suatu petunjuk saja dan bukan merupakan aturan. Pada taraf watt per satuan volume untuk aquarium ukuran normal yang diterapkan pada aquarium kecil, ternyata intensitas cahaya yang diperoleh masih jauh dari cukup, sehingga diperlukan daya lebih untuk mencapainya. Maka pada aquarium yang sangat kecil kebutuhan cahaya 6W/gallon dapat dikategorikan medium light dan 2W/gallon adalah sama sekali tidak cukup untuk menghidupi tanaman low light sekalipun.
Pada aqua besar acuan watt per Liter/Gallon itu juga tidak berlaku dengan baik. Mengapa? Karena intensitas pencahayaan per satuan luas sudah tercukupi, meskipun pada watt yang digunakan terkesan rendah jika dibuat perhitungan daya per volume. Maka pada aquarium yang besar ukuran 3W/gallon sudah dapat dianggap sebagai setup high light dan 2W/gallon adalah cukup untuk menghidupi hampir semua jenis tanaman.

Aturan pada pencahayaan adalah besarnya intensitas cahaya minimal yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman untuk menjalankan metabolismenya (berfotosintesis).

Karena fakta itu kita mendapatkan tanaman yang low light dan high light di dunia ini.

Bila cahaya jatuh pada tanaman yang memerlukan energi aktivasi tinggi adalah kurang, dapat dipastikan proses metabolisme tidak akan berjalan sama sekali, sehingga tanaman yang bersangkutan akan mati. Sedangkan bila cahaya berlebih jatuh pada tanaman yang memerlukan energi aktivasi kecil, maka tanaman tersebut akan mengalami proses metabolisme yang maksimal. Namun pada pemaparan cahaya yang jauh di atas kebutuhannya, maka tanaman itu akan mengadakan kompensasi yang terbatas, sehingga terdapat toleransi sampai batas yang tertentu, lalu dapat menjadi rusak, antara lain karena organisme seperti algae memanfaatkan energi yang tidak terpakai itu.

Kita dapat mengetahui intensitas cahaya yang jatuh pada tanaman untuk menentukan apakah intensitas cahaya yang digunakan sudah sesuai untuk tanaman yang kita pilih. Satuan intensitas cahaya ini biasanya dinyatakan dalam lumens atau lux untuk lebih jelasnya sebagai satuan banyaknya cahaya yang jatuh (lumens) pada suatu permukaan sebesar 1 meter persegi. Mengukurnya dapat menggunakan perangkat fotometer atau light meter (terdapat rumus dan teori lengkap tentang pengukuran dan satuan cahaya, jika tertarik sekali maka ada baiknya jika anda mendalaminya sendiri). Instrumen tersebut biasanya digunakan dalam dunia fotografi/perfileman profesional.

Intensitas cahaya menurun seraya jarak menjauh dari sumber cahaya (sebagai hubungan yang linear). Karena itu kita membutuhkan reflektor yang baik dan daya yang lebih untuk menerangi sebuah aqua yang dalam. Sifat cahaya yang demikian berlaku selagi cahaya merambat di udara, sedangkan dalam air cahaya akan merambat tanpa ada halangan. Secara teoritis ketika cahaya berada di dalam air maka sedikit sekali kehilangan intensitasnya meskipun jarak bertambah jauh, oleh sebab itu cara memberikan penerangan yang paling baik adalah dengan cara meletakkan sumber cahaya tersebut sedekat mungkin pada permukaan air.
Dinding aquarium yang terbuat dari kaca juga akan memantulkan kembali sebagian besar cahaya yang jatuh di permukaannya dan meneruskan cahaya tersebut hingga berkas cahaya menumbuk suatu benda yang menyerap cahaya (pasir, tanaman, ikan, dsb). Prinsip ini sangat mirip dengan bagaimana sinar pada sebuah serat optik dapat merambat keliling dunia mengantarkan data internet broadband.
Namun pada kenyataannya sebuah aquascape memiliki banyak faktor di luar teori tersebut, seperti adanya ketidakrataan pada permukaan kaca, kaca yang tertutup oleh algae meskipun tipis, kaca yang kurang berkualitas, air yang tidak jernih, banyaknya tanaman, adanya ikan, air yang berwarna, sampah2 yang melayang, dsb. Maka sangat jelas bahwa mitos makin dalam jarak suatu aquarium maka perlu tambahan watt adalah benar (sampai pada batasan tertentu).

Cahaya merambat ke segala arah dan dipantulkan sesuai sudut datangnya pada permukaan yang reflektif sempurna. Maka itu penggunaan sebuah reflektor yang baik sangatlah penting. Reflektor yang baik dapat memantulkan cahaya dengan baik, lalu memfokuskannya agar jatuh ke suatu area yang terkonsentrasi. Mengapa fokus ke satu area? Tentunya kita tidak menginginkan cahaya tersebut melenceng keluar dari area berair aquarium kita (ingat teori sebelumnya), yang tentunya akan membuang2 energi selain juga dapat menimbulkan silau ketika menonton aquarium.

Untuk gambaran kebutuhan cahaya pada tiap2 tanaman, saya berikan ilustrasi:

500 lux : Cryptocoryne nevii, wendtii, afinis, java moss
500-1000 lux : anubias nana, aponogeton madagascariensis, echinodorus sp, sagittaria sp
1000-1500 lux : aponogeton sp, bacopa caroliana, egeria densa, ludwigia sp, marselia sp, ceratopteris thalictroides, java fern
1500+lux : cabomba sp, hygrophylla poliserma, limnophila aquatica, myriophyllum sp, riccia fluitans, vallisneria sp
2000+ lux : P stellata, cabomba furcata, rotala macrandra

tanaman darat
9000-14,000lux : herba (termasuk tanaman yang menjadi 1/2 darat)
10,000-15,000 lux : pohonan muda
50,000-60,000 lux : cerealia (jawaban mengapa kita hanya melihat padi tumbuh baik di sawah yang terang tanpa ada pohon rindang)

Untuk lengkapnya, saya sarankan untuk memperhatikan di website tropica dan di website plantgeek.

Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi mereka yang kebingungan soal pencahayaan Smile


- medicineman - 04-06-2006 08:32 PM

Pentingnya kualitas cahaya yang digunakan

Pendahuluan

Cahaya yang dikeluarkan oleh matahari dan sampai di bumi nampak sebagai cahaya yang terang, namun seperti sudah dipelajari dari sekolah dasar bahwa cahaya tersebut sesungguhnya terdiri dari gelombang eletromagnetik yang tersusun oleh panjang gelombang yang beragam, dari infra hingga ultra. (sesuai urutannya cahaya nampak dapat digolongkan menjadi mejikuhibiniu - merah kuning jingga hijau biru nila ungu)

Manusia hanya dapat melihat pada panjang gelombang cahaya yang sangat terbatas, yaitu pada kisaran 380-780 nanometer (1 nanometer = 1/1.000.000 meter) dan sangat sensitif terhadap panjang gelombang 500-600nm.

Begitu pula klorofil pada tanaman, seperti halnya manusia, memiliki sensitifitas terhadap panjang gelombang tertentu yang dapat "dilihat". Tanaman sangat sensitif pada kisaran gelombang ungu sampai biru (380-480nm) dan pada kisaran gelombang jingga-merah (600-680nm). Sedangkan spektrum hijau kebanyakan direfleksikan/tidak dimanfaatkan (alasan mengapa kebanyakan tanaman terlihat hijau).

Temperatur warna AKA Kelvin

Kelvin yang dibicarakan disini mengacu pada temperatur warna, bukan temperatur kalor.

Temperatur Kelvin adalah ukuran yang diberikan pada perpendaran suatu benda hitam pekat (karbon) yang dipanasi pada suhu tinggi. Seraya benda dipanasi, maka ia akan menyala. Pada temperatur kalor (suhu) 3,000 derajat Kelvin benda tersebut menyala dengan warna merah, dan pada suhu 9,000 Kelvin maka benda tersebut menyala warna putih kebiruan.

Temperatur warna adalah ukuran warna yang terdapat pada suatu cahaya nampak. Suatu bohlam yang memiliki warna merah menandakan temperatur kelvinnya rendah, sebaliknya bohlam yang berpendar kebiruan menandakan temperatur kelvinnya tinggi.

Perlunya memperhatikan CRI - Colour Rendering Index

Karena rating Kelvin pada suatu produk bohlam tidak menandakan panjang gelombang yang dihasilkan, melainkan hanya mendakan rating temperatur warna yang dihasilkan dari output kombinasi bohlam tersebut. Untuk mengetahui panjang gelombang yang dikeluarkan, ada baiknya kita memperhatikan tabel spektra yang dikeluarkan bohlam tersebut dan memperhatikan CRI (Colour Rendering Index) nya. CRI 100 menandakan kualitas cahaya yang sebanding dengan matahari, yaitu sangat lengkap dalam panjang gelombang yang dikeluarkan. Nilai CRI yang melebihi 80 umumnya sudah lulus untuk dipakai sebagai sumber cahaya dalam aquascape. Ada baiknya untuk memilih bohlam dengan table sketra yang kaya akan puncak perpendaran pada daerah merah dan biru, sebab itulah yang diperlukan untuk tanaman.

Pentingnya pemilihan keseimbangan spektra Kelvin dan CRI

Tanaman yang berbeda memiliki berbagai macam klorofil yang lebih sensitif pada panjang gelombang cahaya tertentu saja. Memang secara umum pada panjang gelombang cahaya merah dan biru, namun jenis klorofil yang berbeda tentu saja lebih sensitif pada salah satu sisi, dan untuk itu tanaman mengadakan penyesuaian dalam merespon panjang gelombang cahaya yang diterimanya. Gelombang biru cenderung dapat melewati air dengan mudah dan dipakai oleh tanaman dan algae, gelombang merah sangat sensitif ditanggapi oleh klorofil dan sifatnya diserap oleh air sebagian. Maka itu gelombang cahaya yang jatuh pada tanaman air di alam beragam tingkatannya, sesuai lokasi dan kedalaman tanaman itu hidup. Pindah kedalam sebuah aquarium yang memiliki sumber cahaya buatan, tentunya dengan kelengkapan pencahayaan yang panjang gelombangnya berbeda dari sinar matahari (tidak mudah menyamakan buatan manusia dengan matahari).Secara umum pada tanaman hijau gelombang merah cenderung dimanfaatkan untuk pertumbuhan fisik seperti memanjangkan batang, menumbuhkan daun. Gelombang biru cenderung berefek menggemukkan struktur, perbaikan, dsb. Namun tidak semua tanaman adalah tanaman hijau dan tidak semua tanaman memiliki jenis klorofil yang sama persis. Klorofil hijau saja memiliki paling tidak 2 jenis, yaitu A dan B. Belum lagi klorofil yang terlihat kekuningan dan kemerahan, dan warna2 lainnya. Dengan demikian menyeimbangkan panjang gelombang yang diberikan menjadi penting.

Fakta tersebut menjelaskan kenapa bohlam yang terlihat terang belum tentu baik dalam menumbuhkan tanaman, karena panjang gelombang yang dikeluarkan belum tentu cocok dengan kebutuhan tanaman, sehingga pertumbuhan tidak optimal, bahkan dapat menyuburkan algae. Algae adalah mahluk yang jauh lebih sederhana dari tanaman dan dapat menyesuaikan diri dengan cepat dan secara extrem terhadap sumber kehidupan yang ada, baik itu cahaya, nutrisi, kondisi air, dsb.


- IvanW - 04-22-2006 11:39 AM

Kemarin saya ditawari distributor OSRAM ttg produk mereka yg baru, kalo ngga salah balon TL LUMILUX SKYWHITE, tersedia dlm 10w, 18w & 36w. Kelvin yg tertera adalah 8000kelvin. Cahayanya putih sekali.

Apakah dengan kelvin sebesar itu bagus utk tanaman?
Saya lagi pikir2 utk menjual lampu ini. Kebetulan malam ini ada acara gathering para dealer & khusus lampu tsb utk malam ini dikasih diskon tambahan jika melakukan order. Jika memang bagus maka saya tertarik utk mengordernya.


- ragn4rok - 04-22-2006 12:19 PM

Saya pakai dymax yang Kelvinnya 10K.. gak ada masalah tuh.. Big Grin paling bagus sih kombinasi lampu aj.. 8K sama yang 6,4K


- IvanW - 04-22-2006 03:21 PM

ragn4rok Tulis:Saya pakai dymax yang Kelvinnya 10K.. gak ada masalah tuh.. Big Grin paling bagus sih kombinasi lampu aj.. 8K sama yang 6,4K


10.000K :o Apakah merek dymax yg dipakai jenis TL atau PL?
Bung Jeff...apakah makin tinggi kelvin makin baik utk tanaman?
Kalo memang 8000K termasuk OK, saya akan mengorder lampu TL tsb.


- ragn4rok - 04-22-2006 07:23 PM

Yang jenis PL.. Big Grin lampu TL 8K ok kok.. yang penting syarat2 lampu aquascape yang baik yang telah disebut oleh bung medicineman terpenuhi..


- medicineman - 04-22-2006 09:12 PM

Lampu yang memiliki rating color kelvin rating tinggi biasanya berat di spektrum biru dan memiliki cukup spektrum merah, spektrum hijau dan spektrum lainnya tergantung sebagaimana silau output lampu tersebut. Spektrum biru ini lebih baik dalam melakukan penetrasi pada kedalaman air, sehingga cocok untuk mengakali aqua yang lebih dalam.

ragn4rok Tulis:Saya pakai dymax yang Kelvinnya 10K.. gak ada masalah tuh.. Big Grin paling bagus sih kombinasi lampu aj.. 8K sama yang 6,4K

Saya suka dengan dymax 10,000/12,000K... warnanya sangat cold, putih sekali agak kebiruan, sehingga sangat cocok sekali dikombinasikan dengan lampu daylight semacam osram dan philips atau lampu redlight semacam hitachi, hagen dan azoo.

Btw soal lampu 8,000K saya sambut dengan positif sekali, karena ini adalah pertama kalinya osram indonesia (bahkan pertama dan satu2nya) mengeluarkan lampu yang super white. Bung ivan sebagai orang "listrik" saya harapkan dapat segera melaporkan rating lain seperti CRI dan grafik output panjang gelombang. Saya harap CRI bisa lewat dari 90 dan output gelombang sangat tinggi di spektrum biru dan cukup di spektrum merah, sehingga sangat cocok untuk tanaman dan daya penetrasinya untuk aqua medium-dalam cukup baik.


- IvanW - 04-23-2006 12:20 AM

Sekilas data2 TL OSRAM LUMILUX Skywhite

T8 10w, 18w, 36w (Indonesia) & 30w, 38, 58w (Europe)
8000K
Light Color: 880
Blue Light wavelength 410 s/d 460nm (ngga ngerti artinya apa :lol: )
CRI: 80-89 tetapi ada yg bilang Ra>90


Akhirnya krn penasaran lampu TL ini saya order juga Smile


- IvanW - 04-23-2006 12:32 AM

Data tambahan:

circadian factor: 1
up tp 5550 lm

Terus terang meski jualan listrik saya masih awam dengan data2 ini & pengaruhnya thd aquascaping.


Krn data2 yg didapat di gathering masih kurang jelas.
Utk keterangan lebih lanjut coba klik:

http://www.osram.com/pdf/service_corner/skywhite.pdf


- medicineman - 04-23-2006 08:53 AM

Dari file PDF osram tersebut dapat saya simpulkan:

-CRI 80 : lulus
-Kelvin rating 8000 : lulus
-Output spektrum warna : lulus
1. Biru masuk di spektrum berguna, jumlah sedang (lebih banyak dr daylight)
2. Jingga-Merah sangat besar masuk di spektrum berguna.
3. Hijau sangat besar, meski tidak berguna namun lampu ini akan terlihat sangat terang.
Circadian factor : 1 ----> mungkin bisa mengurangi stress ikan.

Output lumen/watt cukup baik, terutama yang T5 HO. Sayang di indonesia hanya akan masuk yang versi T8 dalam ukuran watt 10, 18 , 36.

Kesimpulan : layak dicoba, karena dari segi spektrum biru lebih balanced daripada produk daylight.


- IvanW - 04-23-2006 04:46 PM

medicineman Tulis:Dari file PDF osram tersebut dapat saya simpulkan:

-CRI 80 : lulus
-Kelvin rating 8000 : lulus
-Output spektrum warna : lulus
1. Biru masuk di spektrum berguna, jumlah sedang (lebih banyak dr daylight)
2. Jingga-Merah sangat besar masuk di spektrum berguna.
3. Hijau sangat besar, meski tidak berguna namun lampu ini akan terlihat sangat terang.
Circadian factor : 1 ----> mungkin bisa mengurangi stress ikan.

Output lumen/watt cukup baik, terutama yang T5 HO. Sayang di indonesia hanya akan masuk yang versi T8 dalam ukuran watt 10, 18 , 36.

Kesimpulan : layak dicoba, karena dari segi spektrum biru lebih balanced daripada produk daylight.


Ok bro...thx atas infonya.
Kalo barangnya udah tiba nanti saya coba & ngasih report ke o-fish :wink:


- superindo - 04-23-2006 10:49 PM

kalo udah ada barangnya,di foto ya bung ivan,tl dengan kelvin tinggi juga ada kaya merk power glow yg khusus untuk tanaman air tawar


- IvanW - 04-24-2006 10:46 AM

superindo Tulis:kalo udah ada barangnya,di foto ya bung ivan,tl dengan kelvin tinggi juga ada kaya merk power glow yg khusus untuk tanaman air tawar

Ok bro...nanti saya foto & posting lampu TLnya Smile


[ASK] klarifikasi and Osram - cdarjanto - 04-24-2006 11:32 PM

Dear All,

Salam kenal! saya pemula di aquaworld ini. Saat ini saya menggunakan 2 buah T8 panjang 60 cm: 1 jebo 30W 10,000K dan 1 NEC 30W merah pada aquascape yg ukuran W65 x H44 x D36 (luas area=0.234 sqm). Saya sama sekali tdk mengerti apakah merk2 di atas cukup bagus ato kurang. Maka dari itu, saya ingin mengklarifikasikan beberapa pengertian mengenai lighting (dgn acuan pdf Osram):

1. dari penjelasan bro aquaplantae ttg Lux, saya mengambil kesimpulan saya harus memilih lampu dgn kekuatan Lux yg cocok dgn tanaman2 saya, misal 500 lux untuk java moss (benar/salah)

2. beranjak dari atas, saya akan memilih lampu yg sesuai dgn kebutuhan tanaman saya, dan dilihat BUKAN dari jumlah Watt nya karena ada setiap manufacturer memiliki lux/watt yg berbeda2;

misalkan: jumlah Lux yg saya butuhkan adalah 1500+ lux, maka saya akan membeli T8 yg menghasilkan jumlah lux yg sesuai, bukan jumlah watt nya.

contoh:

Flux/luas area aquascape = luminous flux

1500/0.234 = 6410 lm (butuh beberapa T8 dijumlahkan)


Osram lumilux 880 T8 (8000K), L18W (590mm length sesuai aqua saya), yg perlampu nya menghasilkan 1300 lm, saya pakaikan 5 buah (total 6500 Lm) sehingga mencukupi kebutuhan Lux tanaman2 saya....atau saya kombinasikan 880-T8 (8000K) dan 865-T8 (6500K, 1300 lm) untuk mendapatkan colour rendering yg lebih enak di mata....atau dgn color temp yg lainnya....



apakah cara pemikiran ini sudah tepat?

Thx atas waktu dan perhatiannya


Chris

PS: saat ini saya merasa bhw peletakkan lampu saya amatlah sensitif thdp fotosintesis tanaman, sedikit bergeser saja bahkan tanaman yg paling dekat permukaan sudah berhenti proses (jarak bohlam dari permukaan +/- 5 cm)...apakah artinya ini? apa housing dari lampnya buruk??


- superindo - 04-25-2006 08:42 AM

peletakan dr lampu kayanya juga ada ilmu nya d tergantung dr jenis lampu juga apakan t5 t8 pl tl masing 2 pasti berbeda ,kalo saya si selama ini berdasarkan trial nd eror saja untuk peletakannya,mungkin bung medicineman punya ilmunya,,,