Ornamental Fish Information Service Highlights Forum

Versi Penuh: Bahas : Pencahayaan Aquascape
Anda sedang melihat tampilan versi penjabaran ke bawah dari konten kami. Lihat tampilan versi penuh dengan format yang lebih baik.
Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33
Seperti yang sudah dialami bung Superindo dan bung janto bahwa peletakan lampu memegang peranan penting.

Dari data percobaan di thekrib, saya mengambil kesimpulan seperti yang sudah di bahas:

Kutip:Intensitas cahaya menurun seraya jarak menjauh dari sumber cahaya (sebagai hubungan yang linear). Karena itu kita membutuhkan reflektor yang baik dan daya yang lebih untuk menerangi sebuah aqua yang dalam. Sifat cahaya yang demikian berlaku selagi cahaya merambat di udara, sedangkan dalam air cahaya akan merambat tanpa ada halangan. Secara teoritis ketika cahaya berada di dalam air maka sedikit sekali kehilangan intensitasnya meskipun jarak bertambah jauh, oleh sebab itu cara memberikan penerangan yang paling baik adalah dengan cara meletakkan sumber cahaya tersebut sedekat mungkin pada permukaan air.

Maka dari fakta tersebut :
1. Letakkan lampu sedekat mungkin dari permukaan air. Perhatikan agar sedemikianrupa agar tidak ada cahaya yang terbuang ke luar aquarium karena peletakan ini karena terdapat efek "kurungan cahaya".
2. Gunakan reflektor yang sangat baik agar daya pentrasi ke arah aqua membaik --> memaksimalkan efek "kurungan cahaya".

Ingat makin dalam air, makin banyak pula spektrum merah yang terbuang dari segi air dan bagian sisi kaca aquarium. Sedangkan spektrum biru dan lain2 umumnya hilang sedikit. Semakin besar aquarium, semakin jauh pula dinding2 yang akan memaksimalkan efek "kurungan cahaya".

-Mengenai pertanyaan pemakaian lux :
Boleh saja, tapi perlu diingat bahwa perbandingan kebutuhan lux pada tanaman yang saya contohkan adalah pada lux cahaya matahari. Sebuah lux meter (light meter) lebih sensitif terhadap panjang gelombang spektrum hijau, seperti mata manusia, sedangkan tanaman 5x lebih sensitif terhadap spektrum merah dan biru. Oleh sebab itu persetaraan dengan lux matahari ini sangat susah diaplikasikan, mungkin hanya bisa sampai dengan batasan tertentu dengan pemakaian lampu yang ber CRI 90 ke atas dengan spektrum daylight yang mengemulasikan cahaya matahari (lampu spesial dan mahal). Maka itu seringkali orang lebih suka mengatakan banyaknya watt yang dibakar disetarakan dengan output sebuah sumber cahaya daylight dibanding lux yang dikeluarkan.

-Menggunakan lux sebagai acuan pemilihan bohlam:
Dapat dilakukan, hanya saja intensitas lux itu akan menurun seraya merambat lewat udara dan air sampai dengan diserap pada daun. Oleh sebab itu biasanya diperlukan bohlam berkualitas dengan spektrum yang baik yang mengeluarkan intensitas cahaya sebesar 3x keperluan lux tanaman.
Contoh : Tanaman X perlu 500 lux, maka perlu sumber cahaya yang setara dengan 1500 lux, menggunakan reflektror yang baik dan memenuhi luas bagian dalam aqua (tidak ada yang terbuang).

Pemikiran bung janto itu masih sangat logis, meskipun pada prakteknya diperlukan pemilihan bohlam secara hati2 karena berpatokan pada lux, dimana lux produk A dan lux produk B mungkin sama, tapi kualitas cahaya untuk tumbuhan adalah beda. Begitupula hal ini menjelaskan kenapa produk yang jenisnya sama tapi beda merek memiliki output lux yang berbeda, yaitu karena beda spektrum cahaya yang dikeluarkan. (ingat lux = lebih sensitif terhadap spektrum hijau seperti mata manusia)
Dear Bro Medicineman,

[quote="medicineman"]
-Menggunakan lux sebagai acuan pemilihan bohlam:
Dapat dilakukan, hanya saja intensitas lux itu akan menurun seraya merambat lewat udara dan air sampai dengan diserap pada daun. Oleh sebab itu biasanya diperlukan bohlam berkualitas dengan spektrum yang baik yang mengeluarkan intensitas cahaya sebesar 3x keperluan lux tanaman.
Contoh : Tanaman X perlu 500 lux, maka perlu sumber cahaya yang setara dengan 1500 lux, menggunakan reflektror yang baik dan memenuhi luas bagian dalam aqua (tidak ada yang terbuang).
/quote]


Thx buat replynya...tapi saya kok jadi bingung lagi....kenapa tanaman x yg butuh 500 lux kita perlu kasih sampe 3 kali lipat? apakah cahayanya segitu banyak yg hilang?

menurut bro, apa aquarium saya masih kurang pencahayaannya?


chris
kalo t5 enakan posisinya dmana yah?mengingat dia sifatya lebih menyebar cahaya di bandingin lampu tl..
Hehehe... tidak salah kalau saya katakan berdasarkan data percobaan menggunakan lux meter bahwa cahaya yang diberikan perlu sampai dengan 3x lipat dari kebutuhan tanaman di dalam aquascape. Cahaya tersebut banyak hilang di sistem reflektor, udara diantara air dan sumber cahaya dan air itu sendiri. Permukaan memiliki daya refleksi juga. Debu cosmik di udara menyerap cahaya. Reflektor dan sumber cahaya yang buruk juga banyak menyedot hilangnya cahaya.

Sekarang mari kita lihat secara lux-lux an:

Cahaya yang diberikan bung chris : 6400 lumen
Luas aqua : 0.234 sq meter
Cahaya yang diperlukan tanaman X agar berfotosinetesa dengan baik: 500 lumen
Faktor kehilangan, sehingga harus diberikan lebih banyak lumen : 3x

6400 x 0.234 = 1500
Kurangi faktor kehilangan 1500/3 = 500
Jika memakai reflektor bagus dan penempatan baik = 1500/2 = 750
Jika menggunakan reflektor no.1 dan sumber cahaya yang sangat canggih bisa saja faktor kehilangan menjadi sedikit kurang dari 2x.

Nah, dapat dilihat bahwa dengan menggunakan sumber cahaya non-spesial (daylight biasa yang kombinasi spektrum hijaunya banyak), reflektor non canggih dan peletakan lampu yang seadanya memberikan faktor kehilangan 3x dan dengan penggunaan lampu yang mencapai 90W, diperoleh lux pada tanaman sebesar 500 (berlaku untuk aquarium ukuran normal dan kecil saja). Kalau ditilik dari wattnya saja sudah ketauan bahwa cahaya yang diberikan sudah lebih dari cukup untuk tanaman low light, bahkan sudah bisa untuk main tanaman medium light.

Jika bung Chris menggunakan reflektor yang baik, menaruh pada ketinggian dan lokasi alias secara benar (sehingga faktor kerugian bisa dikurangi sampai dengan 2x) dan hanya perlu menanam setup low-medium light saja, lebih baik kurangi jumlah bohlam menjadi 4 buah, selain lebih irit, dari segi kelebihan cahaya juga algae lebih mudah dikontrol. Alternatif lain: 4 lampu menyala 10 jam, disela-selanya 5 lampu menyala 2 jam (untuk peak fotosintesis) - diperhatikan bahwa lama total penyinaran tetap 10jam.

BTW, bagaimana hasil pertumbuhan dengan memakai TL yang 30W? kalau untuk merek NEC merah, saya rasa mirip hitachi dan ini spektrum merahnya sangat kaya. Untuk bohlam JEBO, saya lebih curiga ini adalah bohlam 50/50 dan lebih cocok untuk ikan/reef aqua. Sesungguhnya dengan total power 60W yang dibakar menggunakan T8 sudah cukup untuk low light, asalkan bohlamnya sesuai.

Saya pun menggunakan hanya 90W TL pada aqua 100 liter (net) dan bisa menumbuhkan secara baik sekali tanaman medium light seperti tiger lotus - sampai dengan 15 daun lebih dari 1 pohon.
Sedikit tentang bagaimana flux itu turun drastis seraya jarak dari bohlam ke permukaan air menjauh...

[Gambar: lamp.jpg]

Setelah (misal) jarak 20cm, maka luas area yang dicahayai akan membesar, sehingga intensitas per luas menurun.

Bung superindo,

Untuk lampu T5 sepertinya penempatan biasa2 saja, yaitu tepat di atas aqua dan jangan sampai keluar (beri jarak dari tepi) agar tidak buang2 cahaya. Kalau bisa gunakanlah panjang reflekor dan lampu T5 yang hampir sama dengan ukuran aqua. Karena T5 sifatnya meluas seperti TL maka harus memakai beberapa buah di atas aqua agar panjang dan lebar tercakupi dengan rata. Untuk lampu spot source seperti PL dan Metal halide, penempatannya biasa di tengah aqua dengan pengaturan jarak antar sumber lampu agar tidak ada blank spot.
medicineman Tulis:BTW, bagaimana hasil pertumbuhan dengan memakai TL yang 30W? kalau untuk merek NEC merah, saya rasa mirip hitachi dan ini spektrum merahnya sangat kaya. Untuk bohlam JEBO, saya lebih curiga ini adalah bohlam 50/50 dan lebih cocok untuk ikan/reef aqua. Sesungguhnya dengan total power 60W yang dibakar menggunakan T8 sudah cukup untuk low light, asalkan bohlamnya sesuai.

Saya pun menggunakan hanya 90W TL pada aqua 100 liter (net) dan bisa menumbuhkan secara baik sekali tanaman medium light seperti tiger lotus - sampai dengan 15 daun lebih dari 1 pohon.

Dear bro medicineman,

thx buat reply nya, karena saya baru, maka saya kurang mampu memberikan analisa mengenai pertumbuhan tanaman2 saya....honestly, saya juga krg paham nama2 dari tanaman saya secara pasti, walaupun sudah lebih dari 2 minggu melakukan research di internet mengenai jenis2 tanaman pada umumnya.

yg bisa saya laporkan adalah pada tumbuhan paku2an saya (mungkin java fern) terus mengeluarkan gelembung O2 saat dikenakan cahaya yg super direct, sedikit bergerak saja dia stop fotosintesis....ada tiga tempat dimana ditanam fern tersebut, di puncak sbh wooddrift yg bentuknya spt gunung menjulang ke permukaan, di dasar wooddrift, agak ada sedikit shadow, dan di sebelah kanan dasar tank....yg di dasar pada tdk berfotosintesis...dan juga ada java moss (walau tanpa chiller)

Mengenai tiger lotus, apakah itu yg bentuk daunnya lebar dgn bercak2 merah? Kalo benar ternyata daunnya rada tipis, dan belom ada tanda2 tumbuh....selain itu ada daun yg kecil2 tebal di bagian foreground

selain itu ada yg bentuknya spt seledri besar, dan dua macam lagi yg saya tdk bisa deskripsikan dan tak tahu namanya...saya bisa post kan fotonya kalau saya tahu bgmn caranya....

jadi kesimpulannya, saya tdk begitu tahu apakah tanaman2 saya termasuk medium/high light....yg pastinya, saya ingin menambahkan beberapa glossostigma di foreground, eleocharis arcichularis/parvula, dan mungkin experiment dgn riccia fluitans...dan mereka2 itu saya rasa tidak bisa tumbuh dgn kondisi lighting, gH/kH/ pH sekarang........................


Thx sekali lagi...mohon komentarnya

Chris

PS: saya lampirkan di sini saja setup aquascape saya karena agak OOT

- dimension: W65 x H44 x D36 (+/- 100 liter)
- lighting: 1 jebo 30W 10K K, 1 NEC 30 watt merah
- CO2: tabung dgn regulator manual (sangat sulit diatur outputnya)
- CO2 reactor, hijau, disambungkan dgn eheim filter
- sudut kiri belakang tengah posisi sedotan filter
- sudut kanan belakang tengah output dari filter+CO2 reactor, arah arus ditabrakkan ke dinding belakang spy dispersed/tdk terlalu kuat

- filter eheim, dgn aktif karbon, serat dan bio ring di stage akhir
- gravel + pupuk dasar
- testkit CO2 level checker (pH), yg indikator warnanya kuning ke hijau tua/biru

1 ekor manvish (dari aquarium koki sblmnya)
12 ekor red shrimp pemakan alga
Perbandingan output spektrum beberapa bohlam PL dan TL non-aquascape yang bisa dipakai untuk tanaman.

Saya sengaja mengambil merek Osram, karena mudah diperoleh dan informasi yang saya terima cukup jelas, jadi mudah untuk dipertanggungjawabkan.

1. Osram PL

[Gambar: f634089b.jpg]

Jenis Power Compact (PC), ballast remote, single loop. Merupakan HO T5 yang ditekuk menjadi kompak. Jenis TL yang sering dipakai adalah seri Osram Dulux L. Tersedia dalam beberapa ukuran watt (cek di toko listrik kesayangan anda).

-Osram Dulux L 830
CRI 80
Kelvin rating 3,000 K
warna kekuningan

[Gambar: osram830.jpg]

Spektra berbentuk puncak2 yang tajam dan tidak merata. Kaya di spektrum merah dan hijau, sangat sedikit di spektrum biru.

-Osram Dulux L 865
CRI 80
Kelvin rating 6,000 K
warna putih

[Gambar: osram865.jpg]

Spektra berbentuk puncak2 tajam yang kurang merata. Kaya di spektrum merah, hijau, spektrum bitru jauh lebih banyak dan merata.

-Osram Dulux L 954
CRI 90
Kelvin rating 5,400 K
warna putih kekuningan sedikit

[Gambar: osram954.jpg]

Spektra berbentuk merata. Lebih kaya di semua spektra dengan puncak lebih di merah, hijau dan biru.




2. Osram TL

[Gambar: d1b4b09a.jpg]

Jenis baton/straight, dikenal juga dengan nama neon T8. Tersedia dalam ukuran 18W dan 38W (pengganti T12 20W dan 40W).

- Osram Lumilux 860
CRI 80
Kelvin rating 6,000 K
warna putih

[Gambar: osramTL860.jpg]

Spektra berbentuk puncak2 tajam dan tidak merata. Puncak tinggi di spektrum merah, hijau dan biru.

- Osram Skywhite 880
CRI 80
Kelvin rating 8,000 K
warna putih sekali

[Gambar: osramTL880.jpg]

Spektra mirip 860, dengan lebih sedikit puncak di spektrum hijau dan merah, namun penambahan di spektrum biru.

Semoga dapat dijadikan acuan dan pengertian dalam memakai bohlam non-aquascape.
Dear bro med man

jadi mestinya oke2 aja kalo saya gabung 880 (8000K) sky ama 965 deluxe (6500) agar spectrum nya lengkap.....

tapi mereka hanya punya lumilux T8 18Watt yg panjangnya sesuai dgn aquarium saya.... Sad
Kutip:jadi mestinya oke2 aja kalo saya gabung 880 (8000K) sky ama 965 deluxe (6500) agar spectrum nya lengkap.....

Tepat sekali... pilihan kombinasi yang sangat bagus, karena warna diimbangi dan spektrum lebih lengkap, mungkin bisa lebih baik efeknya untuk tanaman2 tertentu selain tanaman pada umumnya.

Untuk keperluan aqua 100 liter, lampu T8(TL) tersebut hanya akan dapat membawa bung chris ke level medium light, disebabkan lampu T8 bersifat merata pada luas yang lebih besar dibanding point source semacam PL. Dengan lebar 36cm, saya rasa akan sangat sulit untuk memaksa lampu T8 5 buah atau lebih (90W) karena reflektor/cap tersebut akan sempit sekali (belum lagi panas yang ditimbulkan karena berdempetan).

Kalau ingin target cahaya high, lebih baik tambah/menggunakan lampu PL yang panjangnya sedikit lebih pendek dari 65cm, saya rasa bisa dibuat lebih terang.

panjang :
PL 18W = 225mm
24W = 320mm
36W = 415mm
40W = 535mm
Sorry bro med man,

it may sound stupid....tapi bukannya bro med bilang bhw PL juga dikenal sebagai T8

Kutip:2. Osram PL
Jenis baton/straight, dikenal juga dengan nama neon T8. Tersedia dalam ukuran 18W dan 38W (pengganti T12 20W dan 40W).

jadi apa bedanya dgn yg saya pilih tadi? selain osram 880 dan 965, bisa cari merk lain apa yg menghasilkan spectrum dan color rendetion sebaik osram? (saya pernah pake Osram T5 untuk salah satu boutique High-end di PS, jadi tahu kualitasnya).... kalo Jebo saya ternyata hanya F20Watt, jadi pasti kurang cukup untuk menumbuhkan glosso dan riccia + konco2nya....

apakah metal halide jauh lebih bagus? walau demikian untuk pake hangover lighting saya perlu bongkar plafond......
fixed. Akan saya berikan jg gambarnya supaya tidak ada kebingungan dan kekeliruan lagi.

TL = neon panjang T8/T12

PL = neon tekuk/power compact

Pakai metal halide hati2 bisa tumbuh algae banyak/gosong jika tidak tau pemakaiannya. Sebaiknya digunakan sebagai lampu sekunder untuk full blast selama 4-5 jam saja, sisanya lampu primer PL/TL sampai dengan 9-10 jam. Selain itu lampu ini hanya cocok untuk aqua yang agak dalam saja, kalau terlalu cetek cahayanya terlampau kuat selain panasnya berlebihan untuk sebuah aqua kecil.

Untuk sumber lampu yang lain saya belum dapatkan katalog yang memuat grafik outputnya, sehingga tidak berani menyarankan lebih lanjut. Namun pada umumnya asalkan CRI lebih dari 80 dan spek daylight maka sudah baik dipakai untuk aquascape, meskipun belum tentu merupakan pilihan yang terbaik.

Nah kalau pencahayaan aqua bung chris ternyata hanya berkisar 40W, tentu kurang untuk main medium light.

Saran saya yang paling mudah : pakai lampu PL. Coba jalan2 ke Kenari untuk belanja, pasti bisa mendapatkan segalanya, bahkan dengan harga yang lebih miring.
Thanks, sekarang semuanya jelas,

anyway, tadi saya sempat mampir ke WaterDecor daerah meruya, dan menemukan bahwa mereka menjual berbagai alat2 scaping termasuk lighting....

yg saya bingunk adalah harga dari neon2 tersebut sangatlah tinggi, apakah kualitas neon tsb untuk aquarium sangat berbeda dari merk2 non-specialist?

saya tahu waterdecor juga sponsor forum ini, but i want the myth to be demistified Big Grin
Lampu khusus aqua :

1. Spektrum biru dan merah dibuat agar spikenya tinggi dan lebih banyak (terutama spektrum biru yang biasanya pada lampu biasa cukup miskin).
2. Spektrum hijau dibuat secukupnya saja agar penerangan memadai.
3. Khusus marine lamp (artinic blue/20,000K dkk) spektrumnya sangat beda, lebih ke biru dan ungu, tentunya tidak akan terdapat pada lampu daylight biasa.
4. Harga mahal karena :
a. Dibuat dengan khusus ----> kuantitas sedikit = mahal, jenis berbeda = riset baru/jalur produksi beda.
b. Diimpor dalam jumlah terbatas ---> mahal di ongkos.
c. Monopoli ekslusif ---> hanya tertentu yang jual dan hanya tertentu yang beli.
d. dsb

Kesimpulan :
1. Lebih efisien, tepat guna dan sasaran ---> jauh lebih efektif? mungkin.
2. Terlihat tidak terlalu silau, namun padahal sebenarnya spektrum yang berguna itu banyak dikeluarkan dan tidak terlihat dengan baik oleh mata manusia (karena output spektrum hijau tidak diunggulkan).
3. Cocok bagi mereka yang dompetnya tebal atau menginginkan warna yang ekslusif seperti kebiruan, warna yang membuat tanaman dan ikan mentereng, dsb.

Pastikan jika membeli lampu khusus aqua, cari tau dulu manfaat dan speknya secara jelas. Salah2 anda terkena tipu membeli lampu yang tidak cocok untuk tanaman anda. Contoh : lampu 50/50, lampu merek gurem, lampu artinic blue, lampu untuk display ikan, dsb.
superindo Tulis:kalo udah ada barangnya,di foto ya bung ivan,tl dengan kelvin tinggi juga ada kaya merk power glow yg khusus untuk tanaman air tawar

Bro...lampu OSRAM Skywhite 8000K udah saya terima tadi sore.
Yg mau difoto apanya? Big Grin
Bodi lampunya? atau cahaya di aquanya?

Kalo cahaya di aqua sudah saya coba, bedanya dengan Philips Super 6500K hanya beda dikit, tetapi dengan Philips Lifemax 6200K mayan keliatan. Philips Lifemax agak sedikit ivory sedangkan skywhite putih kebiruan.
Bro medicine, mau tanya nih ttg pencahayaan di aqua baru saya.
Kebetulan aqua saya yg baru telah selesai dibuat dengan dimensi:
P=120cm, L=50cm, T=60cm.

Subtrat bagian depan sekitar 6-7cm, belakang sekitar 10-15cm.
Saya pernah membaca di banyak referensi pencahayaan aquascape, katanya jika tinggi lebih dari 60cm disarankan memakai metal halide.
Pertanyaanya berapakah tinggi yg dimaksud tsb...apakah jarak antara lampu dengan subtrat paling atas?

Contohnya aqua saya kan tinggi 60cm, dipotong subtrat depan 7cm maka tingginya menjadi 53cm, tetapi berhubung lampu2 tsb akan saya gantung dengan jarak sekitar 15cm (agar sirkulasi udara di permukaan air menjadi adem), jadi 53cm + 15cm = 68cm.
Apakah dengan jarak pasir paling atas ke lampu 68cm termasuk dengan kategori tinggi di atas 60cm? Berarti haruskah saya menggunakan metal halide? Bagaimana jika saya tetap menggunakan kombinasi PL & TL?

Mohon juga masukan dari rekan2 O-fish yah.... Big Grin
Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33
URL Referensi